Ketua PPIH Sambut Kepulangan Kloter 5 Debarkasi Medan

  • 07 Jun 2026 13:54 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Suasana haru dan syukur mewarnai Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, saat jemaah haji Kloter 5 debarkasi Medan tiba di Tanah Air, pada Minggu, 7 Juni 2026 dini hari. Rombongan mendarat di Bandara Internasional Kualanamu pada Sabtu, 6 Juni 2026 pukul 23.42 WIB.

Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Kloter 5 berjumlah 358 orang yang terdiri atas 352 jemaah dan 6 petugas kloter. Jemaah berasal dari Kota Medan sebanyak 219 orang, Kabupaten Tapanuli Selatan 127 orang, Kabupaten Asahan 2 orang, Kota Pematangsiantar 1 orang, Kabupaten Labuhanbatu Utara 1 orang, serta Kabupaten Deli Serdang 2 orang.

Ketua PPIH Embarkasi dan Debarkasi Medan sekaligus Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara, Zulkifli Sitorus, bersama jajaran PPIH dan pemerintah daerah menyambut langsung kedatangan para jemaah. Ia menyampaikan rasa syukur atas kepulangan jemaah dalam keadaan selamat dan sehat.

"Rasanya baru kemarin kami melepas Bapak dan Ibu dari tempat ini menuju Tanah Suci. Kini, setelah melalui berbagai rangkaian ibadah selama kurang lebih 40 hari, termasuk puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, Alhamdulillah Bapak dan Ibu kembali dengan selamat. Mudah-mudahan seluruh amal ibadah diterima Allah SWT dan memperoleh predikat haji yang mabrur dan hajjah yang mabrurah," ujarnya.

Zulkifli menegaskan ibadah haji bukan akhir dari perjalanan spiritual seorang muslim, melainkan awal untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada Allah SWT dan kepedulian kepada sesama. Menurutnya, kemabruran haji harus tercermin dalam perilaku sehari-hari setelah kembali ke tengah masyarakat.

"Ibadah kepada Allah berlangsung sepanjang hayat. Justru setelah kembali ke Tanah Air, saatnya membuktikan kemabruran haji melalui meningkatnya ketaatan kepada Allah, akhlak yang lebih baik, serta kepedulian sosial yang lebih tinggi di tengah masyarakat," katanya.

Pada kesempatan tersebut, PPIH Embarkasi Medan juga menyematkan selempang apresiasi kepada para petugas kloter, ketua rombongan (karom), dan ketua regu (karu) sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka selama mendampingi jemaah. Penghargaan secara simbolis diterima oleh Ketua Kloter 5 Rahmadsyah Siregar, dan Dokter Kloter dr. Rusdy Shaleh Harahap.

Usai penyambutan, jemaah menerima edukasi kesehatan pascahaji dari Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Medan. Petugas mengimbau seluruh jemaah melakukan pemantauan kesehatan secara mandiri selama 21 hari setelah tiba di Indonesia, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam, batuk, atau sesak napas.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembagian koper dan barang bawaan jemaah secara tertib, sebelum mereka melanjutkan perjalanan menuju daerah masing-masing. Kepulangan Kloter 5 tidak hanya menandai berakhirnya perjalanan ibadah di Tanah Suci, tetapi juga menjadi awal bagi para jemaah untuk menghadirkan nilai-nilai kemabruran haji dalam kehidupan bermasyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....