Sebanyak 16.728 Jemaah Haji Sulsel Bersiap Kembali ke Tanah Air
- 30 Mei 2026 18:32 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Proses pemulangan jemaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi melalui Debarkasi Makassar menghadirkan sejumlah perubahan penting. Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan menerapkan sistem baru yang diklaim lebih aman, nyaman, dan manusiawi bagi jemaah, terutama kelompok lanjut usia dan mereka yang memiliki kebutuhan khusus.
Kepala Kanwil Kemenhaj dan Umrah Sulsel, H. Ikbal Ismail, mengatakan perubahan paling mencolok tahun ini terdapat pada mekanisme penurunan jemaah dari pesawat. Jika pada musim haji sebelumnya jemaah turun secara manual melalui tangga pesawat, kini seluruh jemaah yang sehat akan langsung memasuki terminal menggunakan fasilitas garbarata atau jembatan penghubung pesawat.
Kebijakan tersebut lahir dari hasil koordinasi antara penyelenggara haji, otoritas bandara, maskapai penerbangan, aparat keamanan, hingga instansi kesehatan yang terlibat dalam pelayanan debarkasi. “Ini menjadi salah satu bentuk peningkatan layanan. Jemaah yang sehat akan turun melalui garbarata menuju terminal dan selanjutnya diarahkan ke bus penjemputan. Sedangkan jemaah lansia, sakit, atau berkebutuhan khusus disiapkan jalur khusus menggunakan lift agar lebih aman dan nyaman,” ujar Ikbal saat memberikan keterangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sabtu, 30 Mei 2026. Menurutnya, perubahan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kenyamanan, tetapi juga meminimalkan risiko kelelahan setelah perjalanan udara yang panjang dari Arab Saudi menuju Indonesia.
Fokus pada Keselamatan dan Kenyamanan Lansia
Musim haji tahun ini kembali didominasi oleh jemaah lanjut usia. Karena itu, aspek pelayanan terhadap kelompok rentan menjadi perhatian utama penyelenggara.
Kanwil Kemenhaj dan Umrah Sulsel memastikan sistem pendampingan tetap diberlakukan sejak jemaah turun dari pesawat hingga tiba di asrama haji maupun daerah asal. Petugas kesehatan, ketua rombongan, dan pendamping khusus disiagakan untuk memastikan kondisi fisik jemaah tetap terpantau.
Pendekatan tersebut dinilai penting mengingat perjalanan pulang sering kali menjadi fase yang cukup melelahkan setelah seluruh rangkaian ibadah haji selesai dilaksanakan. “Pelayanan terhadap lansia tetap menjadi prioritas. Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan agar mereka bisa kembali ke keluarga dalam kondisi aman dan sehat,” katanya.
Ribuan Jemaah Kembali ke Tanah Air
Tahun ini Sulawesi Selatan memberangkatkan sebanyak 16.728 jemaah haji. Dari jumlah tersebut, tercatat 14 orang meninggal dunia selama penyelenggaraan ibadah haji, terdiri atas 13 jemaah yang wafat di Arab Saudi dan satu jemaah lainnya menjelang proses kepulangan. Meski demikian, secara umum kondisi kesehatan jemaah dinilai cukup baik hingga akhir pelaksanaan ibadah.
Ikbal menyebut penyelenggaraan haji 2026 berjalan sangat sukses. Tingkat keluhan jemaah disebut jauh lebih rendah dibanding beberapa tahun sebelumnya. Pelayanan akomodasi, transportasi, konsumsi, hingga kesehatan mendapatkan respons positif dari para jemaah.
“Alhamdulillah pelaksanaan haji tahun ini berlangsung sangat baik. Keluhan sangat minim dan kondisi kesehatan jemaah secara umum terjaga dengan baik. Kami berharap seluruh jemaah yang pulang dapat berkumpul kembali bersama keluarganya dalam keadaan sehat,” ujarnya.
Gelombang pertama kepulangan jemaah dijadwalkan tiba di Makassar pada 1 Juni 2026 pukul 22.30 Wita melalui penerbangan langsung dari Jeddah.
Penjemputan Diatur dengan Sistem Tiga Ring Selain perubahan mekanisme kedatangan, penyelenggara juga memperketat pengaturan penjemputan keluarga untuk menghindari kepadatan dan gangguan keamanan di area debarkasi.
Tahun ini diterapkan sistem tiga ring pengamanan yang membatasi akses penjemput berdasarkan zona tertentu.
Ring 1 ditetapkan sebagai area steril yang hanya dapat diakses oleh petugas resmi. Ring 2 berada di sekitar ruang tunggu dan area umum tertentu. Sementara Ring 3 menjadi batas terluar yang diperuntukkan bagi masyarakat dan keluarga penjemput.
Penerapan zonasi tersebut bertujuan menjaga kelancaran arus jemaah sekaligus menghindari penumpukan massa saat proses penyerahan berlangsung.
Meski demikian, terdapat pengecualian bagi keluarga jemaah yang berasal dari Makassar, Maros, dan Bontomarannu. Mereka diperbolehkan melakukan penjemputan langsung karena lokasi yang relatif dekat dengan asrama haji.
Sementara jemaah dari daerah lain akan dijemput secara terkoordinasi oleh pemerintah kabupaten/kota dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) daerah masing-masing.
Air Zamzam Jadi Perhatian Khusus
Salah satu persoalan yang hampir selalu muncul setiap musim haji adalah kebiasaan sebagian jemaah membawa air Zamzam di dalam koper pribadi. Kanwil Kemenhaj dan Umrah Sulsel kembali mengingatkan agar praktik tersebut tidak dilakukan karena berpotensi merusak barang bawaan apabila terjadi kebocoran selama perjalanan.
Sebagai gantinya, setiap jemaah telah dijamin memperoleh jatah air Zamzam sekitar lima liter yang disiapkan secara resmi. “Kami mengimbau jemaah tidak menyimpan air Zamzam di dalam koper. Air Zamzam sudah disediakan untuk seluruh jemaah. Ini untuk menjaga keamanan barang dan memudahkan proses pemeriksaan,” tegas Ikbal.
Menyambut Kepulangan dengan Harapan Kemabruran.
Di balik seluruh aspek teknis pemulangan, kepulangan jemaah haji tetap menyimpan makna yang lebih dalam. Ribuan warga Sulawesi Selatan akan kembali ke tanah air setelah menunaikan rukun Islam kelima, membawa pengalaman spiritual yang menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi keluarga yang menanti, kedatangan jemaah bukan sekadar pertemuan setelah berpisah selama berminggu-minggu. Lebih dari itu, kepulangan mereka menjadi simbol selesainya perjalanan ibadah yang penuh pengorbanan dan doa. Melalui sistem pelayanan baru yang lebih modern dan terintegrasi, Kanwil Kemenhaj dan Umrah Sulsel berharap proses pemulangan tahun ini dapat berlangsung lancar, tertib, dan memberikan pengalaman terbaik bagi para tamu Allah yang kembali ke kampung halaman dengan predikat haji mabrur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....