Pembimbing Ibadah Kloter 14 Padang Ajak Jemaah “Mengetuk Pintu Langit” di Arafah
- 24 Mei 2026 14:50 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Makkah - Menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna), Pembimbing Ibadah Kloter 14 Padang, Hj Tri Andriani Djusair memberikan pembekalan terakhir kepada jemaah haji, Minggu (24/5/2026).
Dalam tausiyah penuh haru bertajuk “Persiapan Mengetuk Pintu Langit di Padang Arafah”, ia mengajak seluruh Dhuyufurrahman, khususnya jemaah Kloter 14 Padang, untuk menghayati makna wukuf sebagai momentum mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Menurutnya, Arafah bukan sekadar tempat berkumpulnya jutaan manusia, namun juga medan perenungan diri dan penghambaan total kepada Sang Pencipta.
“Wukuf artinya berhenti. Di bumi Arafah ini kita menghentikan sejenak seluruh urusan dunia, untuk menyadari betapa kecil dan lemahnya diri di hadapan Allah SWT,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan jemaah bahwa suasana Arafah merupakan miniatur Padang Mahsyar, tempat seluruh manusia kelak dibangkitkan tanpa membedakan jabatan, status maupun kekayaan.
“Tidak ada yang membela kita nanti selain amal dan ketakwaan,” katanya.
| Baca juga: 252 Jamaah Kembali, Satu Wafat di Tanah Suci |
Dalam pembekalan tersebut, Hj Tri Andriani juga menekankan bahwa Arafah merupakan waktu pengampunan terbesar. Karena itu, jemaah diminta memperbanyak zikir, doa, istighfar, serta memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.
Jemaah juga diimbau memanfaatkan waktu wukuf sejak tergelincir matahari pada 9 Zulhijjah hingga terbit fajar 10 Zulhijjah dengan memperbanyak ibadah dan doa terbaik untuk diri, keluarga, dan umat.
“Menangislah di bumi Arafah hari ini, agar Allah menghapus air mata kesedihanmu di akhirat kelak. Pulanglah sebagai jiwa yang bersih, seputih kain ihram yang dikenakan,” pesannya menyentuh hati jemaah.
Suasana pembekalan berlangsung khidmat dan penuh haru. Sejumlah jemaah tampak larut dalam doa dan renungan menjelang pelaksanaan wukuf yang menjadi puncak ibadah haji.
Kloter 14 Padang sendiri terus memantapkan kesiapan fisik, mental dan spiritual jemaah dengan semangat kebersamaan yang diusung melalui slogan “Sehat, Kuat, Kompak, Mabrur.”
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....