Jelang Puncak Haji, Masjidil Haram Mulai Dipadati Jamaah
- 18 Mei 2026 11:50 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banjarnegara: Memasuki bulan Dzulhijjah yang artinya dalam hitungan hari puncak ibadah haji akan dilaksanakan, suasana Masjidil Haram tampak mulai sesak dan padat merayap. Pantauan dari Pembimbing Ibadah KBIHU Miftahul Jannah Banjarnegara Anton Zaini Noor, Senin 18 Mei 2026 pagi WAS, jamaah dari seluruh dunia mulai berdatangan, melaksanakan thawaf dan sai di sekitar masjid.
Pembimbing Ibadah Kloter 72 SOC Nafis Athoillah berpesan melalui Karu dan Karom agar para jamaah berhati-hati dan menjaga fisik agar pada puncak ibadah haji di Armuzna mendatang mereka dalam kondisi prima.
"Harapannya para jamaah mengutamakan rukun wajib dibandingkan sunahnya. Terutama bagi para lansia dan juga jamaah risiko tinggi untuk betul-betul tidak memforsir tenaga. Saat ini bahkan untuk bus sholawat sudah dibatasi untuk sholat subuh paling akhir jam 03.00 WAS yang akan menuju Masjidil Haram. Lebih baik jangan memaksakan diri. Jangan sampai seperti peribahasa Jawa, nguyak uceng kelangan dheleg," ujar pengasuh Ponpes Miftahus Sholihin Sigaluh Banjarnegara itu.
Ia juga mengingatkan agar para jamaah haji Tamatu yang sudah melaksanakan umroh sunah untuk segera menunaikan kewajiban dam nya, baik yang dilaksanakan di tanah haram maupun melalui KBIH di tanah air, untuk dapat melaporkan kepada petugas. Agar dipastikan semuanya telah sesuai syariah.
"Jangan lupa juga, kartu identitas selalu dibawa dan berkoordinasi dengan Karu dan Karom. Beberapa jamaah sudah ada yang tersesat namun alhamdulilah semua kembali dengan selamat. Koordinasi menjadi sangat penting di sini," ujar Nafis saat rapat koordinasi dengan Karu Karom Kloter 72 SOC di lorong hotel.
Salah satu petugas kesehatan daerah Banjarnegara dr Dilla juga mengatakan bahwa perkiraan cuaca siang hari mencapai 47 derajat celcius. Karenanya, ia berpesan agar jamaah lansia atau risiko tinggi tidak beraktivitas diluar hotel.
"Risiko dehidrasi dan heat stroke bagi lansia sangat tinggi. Jika memang sangat penting harus keluar hotel, harus menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti sandal, topi atau payung, kacamata hitam, sunscreen dan pelindung diri lainnya. Jangan lupa jatah makan dimakan sesuai jamnya. Rutin minum air putih 200 mili per jam dan tidak menunggu haus. Air putih juga dapat dicampur oralit agar tidak dehidrasi," pesan dr Dilla.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....