Kisah Kakak Beradik Asal Bone Wujudkan Impian Naik Haji

  • 10 Mei 2026 10:34 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Suasana haru dan bahagia menyelimuti keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Bone di Embarkasi Makassar. Di antara ratusan jemaah, tampak dua kakak beradik, Suci dan Evi, yang tampil kompak mengenakan seragam batik, keduanya tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya karena akhirnya bisa menginjakkan kaki di Tanah Suci bersama-sama.

"Alhamdulillah, senang sekali rasanya bisa berangkat, apalagi ini perginya bareng sama kaka sendiri," ujar Suci saat ditemui RRI di aula keberangkatan Kamis, 7 Mei 2026.

Suci mengungkapkan bahwa, buah dari kesabaran menanti selama kurang lebih delapan tahun agar dapat berangkat ibadah haji. Awalnya menurut dia, dirinya memperkirakan masa tunggu akan jauh lebih lama, namun dapat berangkat lebih cepat karena tarikan dari kakanya.

"Sebenarnya kami sangat bersyukur karena waktu tunggunya hanya 8 tahun, padahal harusnya kalau normal itu bisa sampai 16 tahun," tambah Suci.

Suci mengaku sudah didaftarkan oleh orang tuanya sejak masih duduk di bangku sekolah. "Saya itu sudah didaftar sama orang tua sejak kelas dua SMP, jadi memang sudah disiapkan dari dulu," ungkap gadis asal Bone ini.

Sementara itu Evi yang juga kaka dari Suci mengakui ada sedikit rasa berat di hatinya, karena harus meninggalkan buah hatinya yang masih balita. Namun demikian, dirinya niat ibadah yang kuat membuatnya tetap tegar untuk menjalankan ibadah haji ini.

"Meskipun sedih juga harus tinggalkan anak yang masih kecil, umurnya baru satu tahun, masih bayi," beber Evi kepada RRI.

Saat ditanya, makanan khas yang dibawa dari daerahnya, kedua bersaudara ini kompak menjawab makanan Abon dan Dempo (Makanan Asinan) Ikan. "Persiapannya tidak ada yang khusus, tapi kami bawa makanan khas Bone seperti ikan dempo sama abon untuk lauk di sana," sebutnya.

Saat ditanya doa yang akan dipanjatkan di depan Ka'bah nantinya, keduanya kompak menginginkan kesehatan dan kelancaran bagi seluruh anggota keluarga. Selain itu, doa tertitip dari kedua orang tuanya untuk tetap akur selama menjalankan ibadah.

"Kalau doa khusus ya rahasia, tapi yang utama semoga selalu sehat, lancar ibadahnya, dan keluarga di rumah juga sehat semua," tutur Suci.

"Pesan orang tua cuma satu, harus saling akur dan jangan bertengkar selama di sana," pungkas Evi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....