Jemaah Haji Sulbar Transit Dua Malam di Embarkasi
- 28 Apr 2026 18:58 WIB
- Makassar
RRI CO.ID, Makassar - Kementerian Haji Republik Indonesia (Kemenhaj) Wilayah Sukawesi Barat (Sulbar) mulai memberangkatkan calon jemaah haji ke Tanah Suci. Rombongan pertama calon jemaah haji asal Sulbar yang tergabung dalam Kloter 11 semuanya asal daerah Kabupaten Polewali Mandar (Polman), diterima di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang Makassar, Tanggal 28 April 2026 Pukul 8.00 WITA.
Rombongan jemaah haji Sukbar Kloter 11 berjumlah 387 jemaah, telah menjalani serangkaian penerimaan Oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar. Penerimaan terpadu jemaah haji asal Sulawesi Barat di Aula memudahkan jemaah menjalani serangkaian proses penerimaan, termasuk pemeriksaan kesehatan, pembagian kelengkapan jenaah sebagai syarat menunaikan ibadah haji di tanah sucih.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenhaj Provinsi Sulbar, H.Ahmad Barambangi, S.Ag.M.A., mengungkapkan telah melakukan persiapan pemberangkatan seluruh calon jemaah haji Sulbar, terutama kesiapan awal Istitaah kesehatan. Petugas Kesehatan di daerah telah melakaanakan Istitaah kepada jemaah dengan proses yang sangat disiplin sesuai prosedur kelayakan calon jemaah untuk menunaikan ibadah haji.
"Kesiapannya dari awal sudah dilakukan terutama kesiapan istitaah teman - teman dari kesehatan itu sangat disiplin melaksanakan istitaah kepada jemaah prosesnya agak begitu lama karena Kesehatan berpedoman kepada regulasi Istitaah itu sendiri," ujar Ahmad Barambangi.
Menurutnya pihak Kemenhaj Sulbar telah memitigasi lebih awal agar jemaah haji Sulbar yang Tour jalan darat menuju Asrama Haji Sudiang, maka pihaknya meminta kepada pihak Embarkasi Makassar agar semua jemaah haji Sulbar untuk melakukan transit agar memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat.
"Salah satu indikator kesiapan Kementerian Haji Sulawesi Barat, apalagi tahun ini semua jemaah haji Sulawesi Barat Tour jalan darat maka salah satu kesiapan kami yang kami mitigasi lebih awal adalah kami minta kepada pihak Embarkasi Makassar supaya seluruh jemaah haji asal provinsi Sulawesi Barat diberikan keringanan untuk melakukan transit selama dua malam berada di asrama haji supaya ada waktu untuk istirahat," Ucap Ahmad Barambangi.
Kalo kuotanya 24 jam kami kami minta 48 jam supaya ada waktu istirahat dan persiapan keberangkatan ke Mekah, karena walaupun tahun sebelumnya ada jemaah haji Sulbar yang transit tetapi juga ada jemaah dari Sulbar tidak transit,"Tambahnya.
Salah satu Jemaah haji Asal Kabupaten Polman Rahmat Nur yang mendapat kesempatan sebagai jemaah pendamping istrinya, sangat senang lebih awal diberangkatkan ke tanah suci. Menurut Rahmat Nur bahwa dirinya mendaftar haji tahun 2015, sedangkan istrinya telah mendaftar haji tahun 2013 atau lebih dulu mendatar dua tahun sebelum Rahmat Nur.
"Saya sebenarnya waktu antrian pendaftaran saya belum sampai waktunya tetapi ada namanya jemaah pendamping maka saya mendampingi istri saya yahg duluan mendaftar 13 tahun lalu. Istri saya mendaftar tahun 2013 kemudian saya mendaftar tahun 2015 atau duluan dua tahun," Ucapnya.
Saya bersyukur karena menjadi jemaah mendamping walaupun istri saya duluan mendaftar tetapi diberikan kesempatan menjadi jemaah pendamping Alhamdulillah bisa berangkat haji lebih awal dari waktu daftar tunggu," Tambahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....