Inflasi Januari Mamuju Tinggi Karena Base Effect

  • 10 Feb 2026 13:35 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID Mamuju – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mamuju menjelaskan bahwa inflasi tahunan (year on year) 6,94 persen yang terlihat cukup tinggi pada Januari bukan sepenuhnya mencerminkan lonjakan harga yang besar, melainkan dipengaruhi faktor pembanding tahun sebelumnya diangka 1,37 persen.

Statistisi Ahli Muda BPS Kabupaten Mamuju, Syfa Aulia Rahmi, mengungkapkan bahwa angka inflasi Januari secara bulanan tercatat sekitar 1,58 persen. Namun jika ditelusuri, kondisi tersebut dipengaruhi oleh fenomena low base effect.

Low base effect atau efek basis rendah dalam bisnis dan ekonomi adalah kecenderungan perubahan absolut kecil dari jumlah awal yang rendah untuk diterjemahkan menjadi perubahan persentase yang besar.

“Kelihatannya tinggi, padahal sebenarnya karena dibandingkan Januari tahun lalu. Waktu itu masyarakat merasakan diskon tarif listrik, sementara tarif listrik memiliki bobot yang cukup besar dalam perhitungan inflasi,” jelas Syfa, saat diwawancara tim reporter RRI Mamuju, Selasa, 10 Februari 2026.

Ia menambahkan, periode Januari tahun sebelumnya secara bulanan mengalami deflasi cukup dalam, yakni sekitar minus 1,3 persen, kondisi dasar yang rendah inilah yang membuat kenaikan pada tahun ini terlihat melonjak.

Selain faktor pembanding, inflasi Januari juga dipicu kenaikan harga bahan makanan, khususnya komoditas ikan yang mengalami peningkatan cukup tinggi.

Syfa menegaskan bahwa secara umum kondisi inflasi masih tergolong aman, menurutnya, kenaikan yang terjadi bukan karena lonjakan harga secara tiba-tiba, tetapi lebih dipengaruhi perbedaan kondisi dasar tahun sebelumnya.

“Inflasi yang terlihat tinggi ini bisa dibilang inflasi semu. Bukan berarti harga tiba-tiba naik drastis, tetapi karena tahun lalu deflasinya dalam, sehingga ketika ada inflasi sekitar 1,5 persen terlihat lonjakannya besar,” ujarnya.

BPS mengimbau masyarakat memahami dinamika inflasi secara lebih utuh, karena pergerakan angka tidak hanya dipengaruhi kenaikan harga saat ini, tetapi juga kondisi pembanding pada periode sebelumnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....