Ladang Ganja di Pedalaman Yahukimo Terungkap Lewat Operasi Koops Habema

  • 17 Jul 2026 21:03 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Mimika - Keberhasilan mengungkap sekitar 5.000 batang tanaman ganja di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, kembali menunjukkan komitmen Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 725/Woroagi Komando Operasi (Koops) TNI Habema dalam menjaga keamanan wilayah sekaligus melindungi generasi muda Papua dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Penemuan tersebut dilakukan di tengah tantangan medan pegunungan yang berat dan akses yang sulit dijangkau.Jumat 17 juli 2026

Proses pengungkapan bermula dari penyelidikan yang dilakukan secara bertahap melalui pengumpulan informasi di lapangan. Setelah memperoleh data yang cukup, personel Satgas bergerak menuju lokasi dengan melintasi medan terjal dan menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu untuk memastikan keberadaan area yang diduga menjadi lokasi penanaman ganja.

Sesampainya di lokasi, personel melaksanakan pendataan, pendokumentasian, serta pengamanan terhadap barang bukti berupa sekitar 5.000 batang tanaman ganja. Seluruh tahapan dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Berdasarkan hasil patroli keamanan yang dilakukan secara berkesinambungan, petugas menemukan sekitar 3.000 batang tanaman ganja di Kampung Kima Kompleks. Sementara itu, di Kampung Air Garam ditemukan sekitar 2.000 batang tanaman ganja, serta satu busur dan 26 anak panah yang berada di sekitar lokasi.

Sementara itu, penyelidikan masih terus dikembangkan guna mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan ladang ganja tersebut. Penanganan kasus dilakukan melalui sinergi antara TNI, Polri, dan instansi terkait sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Menanggapi keberhasilan tersebut, Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna, menegaskan bahwa operasi ini tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melindungi masyarakat Papua, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

Ia mengatakan, "Pengungkapan sekitar 5.000 batang tanaman ganja ini merupakan bagian dari komitmen Koops TNI Habema untuk menjaga masyarakat Papua, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Bersama instansi terkait, kami akan terus bersinergi mencegah peredaran narkotika agar generasi penerus Papua dapat tumbuh sehat, aman, memperoleh kesempatan meraih cita-cita, dan membangun tanah kelahirannya."

Melalui keberhasilan tersebut, Koops TNI Habema berharap semakin banyak anak-anak dan generasi muda Papua terbebas dari ancaman narkotika. Upaya pencegahan, penegakan hukum, dan kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat akan terus diperkuat sebagai langkah menjaga keamanan sekaligus memastikan generasi penerus Papua dapat tumbuh, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik.(Sandra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....