Komunitas WEWAW Dorong Perempuan Muda Tumbuh di Dunia Kerja
- 14 Jul 2026 15:58 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Komunitas Women Empower Women at Work (WEWAW) mendorong perempuan muda mengembangkan kapasitas menghadapi tantangan karier dan bisnis. Dukungan diberikan melalui komunitas, pendampingan, serta ruang aman untuk berbagi pengalaman dan membangun jejaring profesional. Hal tersebut disampaikan perwakilan WEWAW dalam program Sharity Pro 2 RRI Surabaya.
WEWAW merupakan singkatan dari Women Empower Women at Work dan telah berdiri sejak 2020. Komunitas tersebut berangkat dari keresahan mengenai berbagai tantangan yang dihadapi perempuan dalam dunia profesional. WEWAW menyasar perempuan Indonesia berusia 18 hingga 27 tahun melalui sejumlah kegiatan pengembangan diri. Salah satu program utamanya adalah pendampingan bersama mentor berpengalaman dari berbagai bidang profesional.
Melalui pendampingan tersebut, peserta memperoleh kesempatan berbagi pengalaman dan mendapatkan perspektif mengenai dunia kerja. Mereka juga didorong meningkatkan kapasitas dan kapabilitas untuk mencapai tujuan karier maupun bisnis. Mentor WEWAW dipilih melalui proses bertahap dan mendapatkan pelatihan sebelum mendampingi peserta. Pendekatan tersebut diharapkan menciptakan lingkungan pendampingan yang tepat, aman, dan relevan bagi perempuan muda.
Perwakilan WEWAW, Ayu Esa Zuraida, mengatakan dirinya bergabung sebagai mentor sejak 2024. Pengalamannya selama sepuluh tahun di bidang sumber daya manusia mendorongnya berkontribusi kepada perempuan muda. Menurut Ayu, banyak perempuan Indonesia memiliki impian dan keinginan untuk berkembang dalam kehidupan profesional. Namun, sebagian dari mereka masih membutuhkan wadah pendampingan untuk menemukan arah dan dukungan.
“Perempuan-perempuan di Indonesia sebenarnya banyak banget yang punya impian dan keinginan untuk maju,” kata Ayu. Ia menilai komunitas dapat menjadi ruang untuk mempertemukan pengalaman profesional dengan kebutuhan generasi muda.
Ayu menemukan WEWAW ketika melihat informasi perekrutan mentor melalui media sosial. Kesempatan tersebut kemudian menjadi jalan baginya untuk membagikan pengalaman kepada perempuan muda Indonesia. Ia juga mendapatkan manfaat berupa jaringan dengan perempuan profesional dari berbagai bidang. Menurutnya, para mentor memiliki pengalaman sekaligus kepedulian untuk membagikan pengetahuan kepada generasi berikutnya.
“Siapa lagi kalau bukan woman support woman,” ujar Ayu. Baginya, berbagi pengalaman tidak hanya memberikan manfaat kepada orang lain, tetapi juga menghadirkan kepuasan pribadi.
Ayu menilai kegiatan berbagi membuat pengalaman kerja memiliki manfaat lebih luas bagi masyarakat. Ia juga melihat pentingnya kontribusi perempuan berpengalaman sebagai figur pendamping bagi generasi muda. “Ketika kita berbagi sama orang lain, kita juga memberikan makanan untuk hati kita sendiri,” katanya. Pengalaman tersebut membuatnya semakin memahami arti kontribusi melalui pengetahuan dan pengalaman profesional.
Sementara itu, Dini bergabung dengan WEWAW sejak masih menjadi mahasiswa pada 2023. Ketika itu, ia sedang mencari kegiatan di luar perkuliahan untuk menambah pengalaman dan kontribusi sosial. Dini kemudian mendaftarkan diri sebagai “pejuang” WEWAW setelah menemukan informasi komunitas melalui media sosial. Pengalaman tersebut memberinya kesempatan berkontribusi langsung kepada perempuan dari berbagai daerah di Indonesia.
Ia juga dapat berinteraksi dengan mentor yang memiliki pengalaman profesional di dalam dan luar negeri. Jaringan tersebut membuatnya bertahan dan terus terlibat dalam berbagai kegiatan WEWAW hingga sekarang. “Aku bisa berkontribusi secara langsung ke perempuan-perempuan Indonesia dalam skala nasional,” kata Dini. Ia mengaku senang dapat bertemu mentor dengan beragam pengalaman dan latar belakang profesional.
WEWAW juga menyoroti tantangan perempuan muda ketika menghadapi fase pencarian arah kehidupan dan karier. Persoalan tersebut kerap berkaitan dengan quarter life crisis, pekerjaan, kepercayaan diri, dan ekspektasi lingkungan. Selain tantangan pribadi, perempuan masih menghadapi berbagai stereotip mengenai peran mereka dalam dunia kerja. Pandangan bahwa perempuan tidak harus bekerja masih ditemukan dalam kehidupan sosial dan profesional.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya ruang aman bagi perempuan untuk saling mendukung. Komunitas dapat membantu mereka bertukar pengalaman tanpa merasa sendirian menghadapi tekanan maupun ketidakpastian karier. WEWAW berupaya menjembatani perempuan muda dengan mentor yang telah memiliki pengalaman pada bidangnya. Pendampingan diharapkan membantu peserta memahami tantangan sekaligus menyusun langkah untuk mencapai impian mereka.
Kehadiran komunitas juga menunjukkan bahwa pemberdayaan dapat dimulai melalui hubungan antargenerasi dan berbagi pengetahuan. Perempuan berpengalaman dapat menjadi pendamping sekaligus membuka akses jejaring bagi perempuan muda. Melalui semangat perempuan mendukung perempuan, WEWAW ingin memperkuat keberanian generasi muda menghadapi dunia profesional. Dukungan komunitas diharapkan melahirkan lebih banyak perempuan berdaya, percaya diri, dan mampu mengambil peran strategis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....