Merawat Kreativitas di Jalanan, Komunitas Fotografi yang Tumbuh dari Kebersamaan

  • 13 Apr 2026 22:59 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Komunitas fotografi jalanan “Juru Kamera Jalanan” atau JKJ resmi berdiri pada 17 Februari 2024 sebagai ruang berkumpul para penggiat seni street photography. Nama ini mencerminkan identitas para anggotanya sebagai penangkap momen kehidupan sehari-hari di ruang publik. Sejak awal, JKJ hadir bukan sekadar komunitas, melainkan sebagai wadah untuk belajar, berbagi, dan bertumbuh bersama dalam dunia fotografi jalanan.

Rodrigo Amortino Zwerte atau lebih dikenal dengan sapaan Irazz, founder dan leader Komunitas Juru Kamera Jalan menyampaikan disaat wawancara melalui sambungan telepon siaran radio 'Obrolan Komunitas' 92,8 FM Pro 4 RRI Jakarta, Senin, 13 April 2026: "Gagasan pendirian JKJ yang saya buat berangkat dari keresahan sederhana: meningkatnya minat terhadap street photography yang belum diimbangi dengan ruang berkumpul yang memadai. Di sebuah gang kecil bernama Gang Janda, Kemanggisan, Jakarta Barat, empat penggiat fotografi saya, Achink, Abud, dan Ajie menginisiasi lahirnya komunitas ini. Dari ruang sederhana itu, JKJ tumbuh sebagai tempat yang terbuka bagi siapa saja yang memiliki minat serupa".

Sejak awal berdiri, JKJ memiliki tujuan utama sebagai media komunikasi dan ruang diskusi bagi para fotografer jalanan. (Foto : Irazz)

Baca Juga :

Sejak awal berdiri, JKJ memiliki tujuan utama sebagai media komunikasi dan ruang diskusi bagi para fotografer jalanan. Komunitas ini menjadi tempat berbagi pengalaman, teknik, hingga sudut pandang dalam menangkap realitas kehidupan urban. Dengan semangat inklusif, siapa pun dapat bergabung selama memiliki ketertarikan pada street photography dan menjunjung nilai kebersamaan.

Hingga saat ini, JKJ telah menghimpun 271 anggota dari berbagai latar belakang. Ide kegiatan umumnya digagas oleh Iraz bersama tim yang akrab disebut “Anak Mabes Jekaje”. Beragam aktivitas yang dilakukan tetap berada dalam koridor street photography, dokumenter, dan photo story, menjadikan setiap kegiatan sebagai sarana eksplorasi sekaligus penguatan identitas komunitas.

Hingga saat ini, JKJ telah menghimpun 271 anggota dari berbagai latar belakang. Ide kegiatan umumnya digagas oleh Iraz bersama tim yang akrab disebut “Anak Mabes Jekaje”. (Foto: Irazz)

Baca Juga :

Halal Bihalal Majelis Nyala Purnama di Kampus UI

Di balik perjalanan tersebut, kebersamaan menjadi warna utama dalam dinamika JKJ. Canda, tawa, dan semangat berkarya menjadi bagian dari keseharian komunitas ini. Irazz menambahkan, "Ke depan, JKJ dapat terus menjaga solidaritas antaranggota, menjadi ruang diskusi yang hidup, serta menghadirkan kebahagiaan bagi para penggiat fotografi jalanan. Sebuah langkah kecil dari gang sederhana, yang kini berkembang menjadi gerakan kreatif di tengah hiruk-pikuk kota, " ujar Irazz.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....