Board Game Karya Anak Bangsa Raih Spiel des Jahres 2026

  • 16 Jul 2026 05:56 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Industri kreatif Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui karya yang mendapat pengakuan pada tingkat internasional. Board game berjudul Dito! karya kreator asal Surabaya, Martin Ang, meraih penghargaan Spiel des Jahres 2026 di Berlin, Jerman. Penghargaan tersebut dikenal sebagai apresiasi paling bergengsi dalam industri board game dunia.

Keberhasilan tersebut menjadi catatan bersejarah bagi Indonesia sekaligus kawasan Asia Tenggara dalam industri permainan papan. Dito! tercatat sebagai board game pertama dari Indonesia dan Asia Tenggara yang memenangkan penghargaan bergengsi tersebut. Selama ini, penghargaan Spiel des Jahres lebih banyak diraih karya dari Eropa, Jepang, maupun Selandia Baru.

Dito! merupakan adaptasi internasional dari permainan berjudul JinxO yang lebih dahulu dikembangkan di Indonesia. Nama Dito! diambil dari bahasa Indonesia yang berarti "sama" atau "aku juga" dalam percakapan sehari-hari. Filosofi tersebut menjadi dasar mekanisme permainan yang mengedepankan kesamaan pemikiran antarpeserta tanpa berdiskusi terlebih dahulu.

Dito! merupakan versi internasional dari game JinxO. (ig: @tabletoysgames)

Berbeda dengan permainan berbasis pengetahuan, Dito! tidak menilai siapa yang memiliki jawaban paling benar. Pemain justru ditantang memilih jawaban yang diperkirakan sama dengan peserta lainnya dalam setiap putaran permainan. Konsep tersebut menghadirkan pengalaman bermain yang sederhana, interaktif, sekaligus memperkuat komunikasi antarpemain.

Salah seorang juri Spiel des Jahres, Maren Hoffmann, menilai konsep permainan tersebut memiliki pendekatan yang berbeda. Menurutnya, Dito! mengajak pemain memahami cara berpikir orang lain melalui proses menemukan kesamaan perspektif. Pendekatan tersebut dinilai mampu membangun interaksi sosial tanpa mengedepankan persaingan untuk menjadi pihak yang paling benar.

Perjalanan Dito! menuju panggung dunia membutuhkan proses pengembangan yang berlangsung selama kurang lebih dua tahun. Setelah memperoleh respons positif pada pameran Spiel Essen, permainan tersebut mulai menarik perhatian penerbit internasional. Selanjutnya, Game Factory asal Swiss menerbitkan permainan tersebut secara global menggunakan nama Dito!.

Keberhasilan Martin Ang bersama timnya menunjukkan potensi besar industri kreatif Indonesia dalam menghasilkan karya berdaya saing internasional. Prestasi tersebut membuktikan inovasi tidak hanya hadir melalui teknologi, tetapi juga melalui permainan edukatif yang membangun interaksi sosial. Capaian ini diharapkan membuka peluang lebih luas bagi kreator Indonesia menembus pasar kreatif dunia.

Penghargaan Spiel des Jahres menjadi tonggak penting bagi perkembangan industri board game nasional yang terus bertumbuh. Keberhasilan Dito! diharapkan mampu menginspirasi generasi muda untuk menghasilkan karya kreatif dengan identitas budaya Indonesia. Dengan inovasi dan konsistensi, produk kreatif nasional memiliki peluang semakin besar memperoleh pengakuan pada tingkat global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....