Dance For All 2 Tari Taraf International dengan Pengalaman Visual yang Emosional
- 13 Jul 2026 16:02 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Cicilia Ballet School (CBS) menyelenggarakan Dance For All 2 pada tanggal 11 Juli 2026 jam 17.00 - 19.00 Wib di Gedung Kesenian Jakarta. Dalam Dance For All 2 ada 21 nomor tari yang akan dipertunjukan. Ade Setiowibowo selaku pendiri juga pengajar dan koreografer di CBS menyatakan Dance For All 2 merupakan kolaborasi antara CBS, EKI, Ballet Manila dari Filipina dan Etoile Dance Centre.
"Tarian-tarian indah akan dibawakan dengan profesional dan teknik yg tinggi" ujarnya dalam keterangan pers, Sabtu 11 Juli 2026
Pertunjukan dibuka dengan sebuah tarian berjudul Dance For All kolaborasi CBS dengan EKI hasil koreografi Ade Setiowibowo. Lalu beberapa tari oleh CBS dan Ballet Manilla bergantian tampil dan ditutup dengan sebuah tarian berjudul Underwater from the Pharaoh’s Daughter yang dibawakan penari dari 3 grup, yaitu CBS, EKI dan Ballet Manilla dari koreografi Marinus Petipa yg dikreasikan ulang oleh Ade Setiowibowo.
Ballet Manila juga akan menampilkan tarian Sleeping Beauty Pas de Deux yang ditarikan oleh Soloist Ballet Manila, Shamira Drapete dan Jos David Andes. Ade sangat berharap pertunjukan ini dapat dinikmati masyarakat luas, khususnya penggemar tari Balet.
"Semoga meninggalkan kesan di hati penonton," katanya.
Hal senada juga disampaikan Nala Amrytha, penari EKI Dance Company, grup tari yang dikenal rajin menggelar pertunjukan musikal. Melalui dua koreografer mudanya menampilkan tiga tarian yang memiliki warna dan makna berbeda. “Dalam Dance for All yang kedua ini, saya menampilkan Corporate Jam yang mengangkat persoalan ‘budak korporat’ serta Manohara yang terinspirasi dari ular dan racunnya. Saya berharap kedua karya ini dapat mengajak penonton melihat kompleksitas kehidupan dari sudut pandang yang berbeda,” ujar Nala Amrytha.
Sedangkan tarian berjudul “Rein” karya Ara Ajisiwi memotret perempuan yang memiliki luka dan penderitaan yang berbeda-beda, namun menemukan kekuatan melalui solidaritas.
“Tarian ini menyiratkan pesan bahwa perempuan dapat bangkit dan menentukan arah hidupnya ketika saling mendukung dan berjalan berdampingan,” tutur Ara Ajisiwi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....