Kemenkop Umumkan Pemenang Hackathon Digital Cooperatives 2026

  • 12 Jul 2026 21:48 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Koperasi melalui Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi sukses menggelar ajang inovasi bertajuk Hackathon Digital Cooperatives 2026. Berkolaborasi dengan PEBS FEB Universitas Indonesia, kompetisi berskala nasional ini menjadi wadah strategis bagi para talenta digital dalam melahirkan solusi teknologi konkret.

Ajang bergengsi ini dirancang khusus untuk mempercepat digitalisasi operasional dan memperkuat tata kelola ekosistem koperasi di tanah air. Dengan mengusung tema besar tentang masa depan koperasi, kompetisi inovatif ini berhasil menarik minat serta menjaring ratusan tim dari berbagai wilayah.

Melalui proses kurasi ide yang ketat dan fase pendampingan intensif, dewan juri akhirnya menetapkan tiga tim terbaik sebagai pemenang utama. Ketiga inovator tersebut dinilai sukses menjawab tantangan riil mulai dari peningkatan layanan anggota hingga strategi merangkul generasi muda.

Peringkat pertama berhasil disabet oleh Tim Daulat dengan inovasi Pramana AI, disusul oleh Tim JJJ Labs yang mengusung konsep Simulasi Koperasi di posisi kedua. Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh Tim Koperasi Link melalui platform orkestrasi mutakhir untuk optimalisasi rantai pasok lokal.

Otoritas kementerian memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas tingginya antusiasme serta semangat kolaborasi yang ditunjukkan oleh para peserta. Kerja sama lintas sektor antara pemerintah, akademisi, dan pelaku industri kreatif ini dipercaya menjadi kunci utama akselerasi ekonomi digital.

"Hackathon ini membuktikan bahwa transformasi koperasi dapat dipercepat melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, industri, komunitas, dan talenta digital," ujar Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi, Henra Saragih, dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (12/7/2026).

Henra juga menegaskan harapan besarnya agar seluruh hasil karya inovasi para pemenang tidak mandek sebagai sekadar purwarupa di atas kertas. Selama jalannya kompetisi, para peserta memang telah dibekali sesi mentoring mendalam bersama pakar kecerdasan buatan (AI) hingga model bisnis.

Pihak Kementerian Koperasi berkomitmen penuh untuk terus mengawal, membina, dan membuka peluang implementasi lapangan bagi solusi-solusi digital terbaik ini. Langkah berkelanjutan tersebut diharapkan mampu membawa koperasi Indonesia melompat menuju ekosistem ekonomi yang jauh lebih modern dan inklusif.

"Kami berharap solusi yang dihasilkan tidak berhenti sebagai prototipe, tetapi dikembangkan menjadi implementasi nyata bagi koperasi di seluruh Indonesia," pungkas Henra Saragih.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....