'Project Hail Mary', Misi Selamatkan Bumi Bersama Alien

  • 09 Apr 2026 15:13 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Project Hail Mary sebuah film fiksi ilmiah produksi Amerika tahun 2026, berkisah tentang misi untuk menyelamatkan bumi dari luar angkasa, yang bekerjasama dengan alien. Diproduksi dan disutradarai oleh Phil Lord dan Christopher Miller, serta ditulis oleh Drew Goddard, berdasarkan novel tahun 2021 karya Andy Weir.

Film ini dibintangi oleh Ryan Gosling sebagai Ryland Grace, Sandra Hüller sebagai Eva Stratt, James Ortiz sebagai Rocky, Lionel Boyce sebagai Carl, dan Ken Leung sebagai Yao Li-Jie. Selain itu juga ada; Milana Vayntrub sebagai Olesya Ilyukhina, Priya Kansara sebagai Suara Digital Pesawat Mary, Malachi Kirby sebagai Martin Dubois, Liz Kingsman sebagai Annie Shapiro, Mia Soteriou sebagai Dr. Browne dan Orion Lee sebagai Dr. Li, James Ortiz.

Dikisahkan Ryland Grace seorang Guru sains, terbangun dari koma yang diinduksi di dalam pesawat ruang angkasa antarbintang. Awalnya bertingkah aneh karena amnesia retrograde, dan dia adalah satu-satunya yang selamat dari tiga awak di pesawat tersebut, yang jaraknya bertahun-tahun cahaya dari Bumi.

Dia teringat harus menjalankan misi mencegah redupnya Matahari, demi keselamatan kehidupan di Bumi. Sebelumnya para ilmuwan mengamati Matahari meredup, dan garis inframerah atau garis Petrova, yang terbentuk dari Matahari ke Venus.

Dalam tiga puluh tahun, peredupan tersebut akan mengakibatkan pendinginan global Bumi yang dahsyat, karena mikroorganisme yang dikenal sebagai astrophage berkembang biak di permukaan Matahari. Berkaitan dengan itu, seorang Agen pemerintah Eva Stratt merekrut Grace dan ilmuwan lain dari seluruh dunia untuk mempelajari astrophage di tata surya yang jauh.

Grace menemukan bahwa astrophage merupakan organisme bersel tunggal yang kebal terhadap segala bentuk radiasi elektromagnetik. Penelitian lanjutan mengungkap astrophage berkembang biak di Venus dengan memanfaatkan karbon dioksida dan energi Matahari.

Emisi astrophage menciptakan garis Petrova saat mereka bermigrasi antara Matahari dan Venus secara berkala. Emisi tersebut juga dimanfaatkan sebagai mesin pesawat luar angkasa yang sangat efisien namun berbahaya digunakan.

Astrophage diketahui telah menginfeksi bintang lain di sekitar tata surya, mengancam keberlangsungan kehidupan di Bumi. Proyek Hail Mary pun diluncurkan sebagai misi bunuh diri menuju Tau Ceti untuk mencari solusi penyelamatan.

Dalam perjalanan, Grace bertemu makhluk asing bernama Rocky dan bersama menemukan organisme pemangsa astrophage di Tau Ceti. Meski menghadapi berbagai risiko dan pengorbanan besar, keduanya berhasil menemukan harapan bagi kelangsungan hidup umat manusia.

Hubungan antara Grace dan Rocky membuat film ini terasa unik, dan memberikan suasana lucu sekaligus menyegarkan. Karakter Rocky juga digambarkan berbeda dengan alien di film-film sci-fi lainnya, sehingga terkesan lebih humanis.

Durasi film ini lumayan panjang, sehingga diperlukan stamina dan kopi supaya tidak mengantuk. Saksikan akhir dari cerita film ini di bioskop kesayangan anda, karena sudah tayang di seluruh Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....