Tradisi Lebaran di Berbagai Daerah Indonesia yang Unik
- 14 Mar 2026 08:45 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Keberagaman budaya di Indonesia membuat cara masyarakat merayakan hari kemenangan menjadi sangat berwarna. Tradisi tersebut menjadi bentuk rasa syukur setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan. Melestarikan budaya lokal juga menjadi tujuan dari melakukan tradisi lebaran, berikut tradisi-tradisi unik dari berbagai daerah :
1. Yogyakarta – Grebeg Syawal
Melansir dari budaya.jogpprov.go.id, tradisi grebeg syawal diselenggarakan oleh keraton Yogyakarta beberapa hari setelah idul fitri. Dalam acara tersebut, keraton mengarak “gunungan” yang berisi hasil bumi seperti sayuran dan buah-buahan. Gunungan ini yang nantinya diperebutkan oleh masyarakat yang dipercaya membawa keberkahan karena merupakan bentuk ungkapan rasa syukur.
2. Bengkulu – Ronjok Sayak
Mengutip dari pariwisataindonesia.id, tradisi ronjok sayak dilakukan oleh masyarakat suku serawai yang dilakukan pada malam takbiran menjelang idul fitri. Kegiatan yang dilakukan adalah dengan menyusun tempurung kelapa hingga membentuk menara tinggi kemudian dibakar hingga menyala terang. Masyarakat percaya bahwa ronjok sayak bisa menjadi penghubung doa-doa yang dikirimkan untuk arwah keluarga yang telah meninggal.
3. Aceh – Meugang
Meugang adalah tradisi khas aceh yaitu memasak dan menyantap daging sapi atau kerbau yang dimasak bersama-sama. Tradisi meugang dilakukan 1-3 hari sebelum hari raya idul fitri. Tradisi ini diwariskan sejak masa Kesultanan Aceh (Sultan Iskandar Muda) yang menonjolkan nilai kebersamaan, kepedulian sosial dan rasa syukur.
4. Lombok – Perang Topat
Masyarakat Lombok memiliki tradisi yang berkaitan dengan perayaan setelah idul fitri yaitu perang topat. Dalam tradisi ini, masyaralat saling melempar ketupat sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan. Uniknya, tradisi ini juga melibatkan masyarakat dari latar belakang agama yang berbeda sehingga menjadi simbol kerukunan.
| Baca juga: JIWA Rilis Single Terbaru "Singgah" |
5. Kalimantan – Meriam Karbit
Meriam karbit adalah permainan rakyat tradisional khas Pontianak, Kalimantan. Cara kerjanya adalah dengan memasukkan karbit ke dalam meriam yang diberi air, ketika disulut api nantinya akan menimbulkan suara ledakan yang keras. Tradisi ini umumnya dimainkan di tepian sungai Kapuas saat malam takbiran sebagai simbol perayaan dan solidaritas warga .
Beragam tradisi lebaran di berbagai daerah tersebut menunjukkan bahwa perayaan idul fitri di Indonesia sarat dengan nilai budaya dan sosial. Tradisi-tradisi tersebut menjadi bukti kekayaan budaya Indonesia sekaligus memperkuat rasa persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....