Kisah Inspiratif, Nelayan Gen Z Berpenghasilan Jutaan Rupiah Per Hari
- 03 Jul 2026 14:48 WIB
- Jakarta
RRI. CO. ID, JAKARTA – Di saat banyak anak muda seusianya masih sibuk mencari jati diri, Putra (19), seorang pemuda asal Indramayu, telah membuktikan bahwa kerja keras dan ketekunan di sektor bahari mampu membuahkan hasil yang luar biasa. Meski harus putus sekolah di kelas 2 SMP karena keterbatasan biaya, Putra kini sukses menjadi nelayan mandiri dengan penghasilan yang melampaui rata-rata pekerja kantoran.
Putra memulai peruntungannya di Jakarta sejak tahun 2018. Awalnya, ia mengikuti jejak sang kakak untuk melaut. Selama empat tahun pertama, ia menimba ilmu dan mengumpulkan modal dengan bekerja di kapal cumi besar yang berlayar dari Muara Angke hingga ke Jawa Tengah.
“Dulu ikut kapal orang, berlayar empat bulan sekali pulang. Dari situ saya kumpulkan uang sedikit demi sedikit,” ujar Putra dalam sebuah wawancara di pesisir Jakarta. Rabu 1 Juli 2026.
Berkat pola hidup hemat dan tekad yang kuat untuk membantu orang tua, dalam waktu kurang dari delapan tahun, Putra berhasil mencapai pencapaian yang fantastis bagi seorang remaja. Ia mampu membeli kapal sendiri seharga Rp60 juta dan membangun rumah di kampung halamannya, Indramayu, dengan biaya sekitar Rp100 juta.
Rutinitas dan Penghasilan
Setiap hari, Putra berangkat melaut mulai pukul 05.00 WIB dan kembali ke daratan sekitar pukul 14.00 WIB. Wilayah tangkapannya meliputi Muara Bendera, Ancol, hingga ke kawasan Beting. Hasil laut yang ia dapatkan cukup beragam, mulai dari cumi-cumi, ikan, rajungan, hingga kerang.
“Kalau lagi banyak, bisa dapat cumi 50 kg atau kerang sampai 2 kuintal. Penghasilan kotor per hari bisa mencapai Rp2 juta sampai Rp3 juta,” ungkapnya. Setelah dipotong biaya operasional seperti solar sekitar Rp400 ribu, Putra masih bisa membawa pulang keuntungan bersih sebesar Rp1 juta hingga Rp1,5 juta per hari.
Bangga Menjadi Nelayan Gen Z
Meskipun profesi nelayan sering dianggap sebelah mata oleh sebagian anak muda karena pekerjaannya yang berat dan terpapar panas matahari, Putra mengaku bangga. Baginya, pekerjaan apa pun tidak masalah asalkan halal dan bisa menghasilkan uang untuk masa depan dan keluarga.
“Saya bangga bisa beli kapal sendiri, punya rumah sendiri dari hasil laut. Yang penting bisa bantu orang tua,” tegasnya.
Kisah Putra menjadi bukti nyata bahwa sektor perikanan Indonesia memiliki potensi besar jika ditekuni dengan serius. Di tengah gempuran modernisasi, sosok Putra hadir sebagai representasi Gen Z yang tidak gengsi untuk terjun ke lapangan dan menjadi pahlawan ekonomi bagi keluarganya dari kekayaan laut Nusantara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....