Menjaga "Napas" Nelayan Pesisir Jakarta
- 09 Mei 2026 12:38 WIB
- Jakarta
RRI. CO. ID, JAKARTA - Di bawah langit pesisir Jakarta Utara yang terik, aroma garam laut beradu dengan wangi hio dan gema doa yang melangit. Di sinilah, di Kecamatan Cilincing, keberagaman bukan sekadar slogan di buku sekolah, melainkan denyut nadi kehidupan sehari-hari. Dijuluki sebagai "City of Pluralisme", Cilincing adalah museum hidup bagi toleransi yang telah terjaga selama berabad-abad.
Berkunjung ke Pesisir Cilincing tidak seru jika hanya menikmati keindahan pantai, ataupun beragam aktifitas lainnya seperti potret pengupas kerang hijau, penjemur ikan asin, ataupun pesona belah kapal.
Para perekam ataupun Fotografer yang telah familiar dengan lokasi ini, acapkali mencari hal berbeda yang jarang dinikmati oleh para perekam visual.
Salah satunya adalah merekam aktifitas nelayan kerang hijau saat sedang memanen kerang atau mengambil kerang saat musim panen kerang tiba.
Untuk mengeksplorasi aktifitas nelayan kerang hijau, para perekam biasanya menyewa perahu secara kolektif ataupun ada juga dari mereka yang menyediakan jasa trip untuk merekam par nelayan kerang.
Biasanya mereka akan berangkat pada pagi hari sekira pukul 06.00 WIB dan kembali pada pukul 11.00 WIB siang.
Usai mengeksploitasi nelayan kerang kerang, para perekam akan mengantongi banyak visual yang tidak didapat ditempat lain.
"Alhamdulillah sekian lama memotret masyarakat pesisir Cilincing semakin penasaran untuk bisa mengeksplorasi lebih dalam lagi, " ujar Riki pemandu trip nelayan kerang. Sabtu 9 Mai 2026.
Melalui rekam jejak yang telah diabadikan oleh para perekam di pesisir Cilincing, salinan ini menjadi kekuatan yang mempererat tali persatuan. Di antara aroma laut dan gedung-gedung cagar budaya, masyarakatnya terus membisikkan pesan yang sama: bahwa harmoni masyarakat pesisir adalah warisan terbaik yang bisa kita berikan untuk masa depan.
Bagi siapa pun yang meragukan indahnya Bhinneka Tunggal Ika, cobalah datang ke Cilincing. Di sana, Anda akan menemukan bahwa keberagaman adalah napas yang menghidupkan pesisir Jakarta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....