Ruang Amal dan IFG Life Perkuat Daya Saing UMKM Melalui Edukasi Keuangan

  • 04 Jun 2026 00:03 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Mayoritas peserta berasal dari sektor makanan dan minuman, sementara lainnya bergerak di bidang fashion, jasa, dan kerajinan
  • Ruang Amal Indonesia menilai banyak pelaku UMKM menghadapi tantangan bukan pada kualitas produk yang dihasilkan
  • Melalui kolaborasi ini, Ruang Amal Indonesia bersama IFG Life, Inhealth, dan DPLK IFG Life berharap dapat terus mendorong pemberdayaan perempuan
  • Selain literasi keuangan, peserta juga mendapatkan materi mengenai perencanaan dana pensiun dan dana darurat

RRI.CO.ID, Depok - Ruang Amal Indonesia bersama IFG Life, Inhealth, dan DPLK IFG Life menggelar pelatihan literasi keuangan bagi perempuan pelaku UMKM. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam mengelola keuangan secara lebih sehat dan berkelanjutan.

Sebanyak 50 perempuan pelaku UMKM mengikuti pelatihan yang berlangsung di Semusim Cafe and Eatery, Depok. Mayoritas peserta berasal dari sektor makanan dan minuman, sementara lainnya bergerak di bidang fashion, jasa, dan kerajinan.

Kegiatan mengusung tema “Jago Jualan Saja Enggak Cukup, Saatnya Cerdas Atur Uang” sebagai bentuk edukasi praktis. Materi yang diberikan mencakup pencatatan keuangan, pengelolaan arus kas, hingga pemanfaatan layanan keuangan digital.

Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya dana darurat dan perencanaan keuangan jangka panjang. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung keberlanjutan usaha sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

Corporate Secretary IFG Life, Gatot Haryadi mengatakan, literasi keuangan merupakan fondasi penting bagi perkembangan UMKM. Menurutnya, kemampuan mengelola keuangan secara baik akan membantu pelaku usaha mengambil keputusan yang lebih tepat.

“Perempuan memiliki peran strategis dalam mengelola ekonomi keluarga sekaligus menjalankan usaha yang produktif dan berkelanjutan. Kami berharap peserta semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan sehat demi mendukung pertumbuhan usaha mereka,” ujar Gatot dalam keterangannya, Rabu, 3 Mei 2026.

Ruang Amal Indonesia menilai banyak pelaku UMKM menghadapi tantangan bukan pada kualitas produk yang dihasilkan. Persoalan utama justru sering muncul pada pengelolaan keuangan yang belum dilakukan secara optimal dan terstruktur.

CEO Ruang Amal Indonesia, Slamet mengatakan, perempuan memiliki posisi penting dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga. Karena itu, pemahaman mengenai literasi keuangan menjadi bekal yang diperlukan untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Menurutnya, pengelolaan keuangan yang baik akan membantu pelaku UMKM merencanakan pengembangan usaha dengan lebih terarah. Selain itu, pelaku usaha dapat mengurangi berbagai risiko keuangan yang berpotensi menghambat pertumbuhan bisnis.

Salah satu peserta pelatihan, Vini Islami, mengaku memperoleh banyak wawasan baru mengenai pengelolaan keuangan usaha. Selama ini, dirinya masih menghadapi tantangan karena dana usaha sering bercampur dengan kebutuhan rumah tangga.

Ia menilai kondisi tersebut juga dialami oleh banyak pelaku UMKM lainnya di berbagai daerah. Setelah mengikuti pelatihan, dirinya berkomitmen menerapkan pengelolaan keuangan yang lebih profesional untuk mendukung perkembangan usaha.

Selain literasi keuangan, peserta juga mendapatkan materi mengenai perencanaan dana pensiun dan dana darurat. Edukasi tersebut diharapkan membantu pelaku UMKM mempersiapkan kondisi keuangan yang lebih stabil pada masa depan.

Melalui kolaborasi ini, Ruang Amal Indonesia bersama IFG Life, Inhealth, dan DPLK IFG Life berharap dapat terus mendorong pemberdayaan perempuan. Penguatan kapasitas keuangan dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk menciptakan UMKM yang lebih tangguh dan berdaya saing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....