Inflasi Sumut April 2026 Capai 0,44 Persen

  • 06 Mei 2026 17:12 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara mencatat inflasi Sumut sebesar 0,44 persen secara bulanan (month-to-month) pada April 2026. Angka ini menunjukkan kenaikan setelah sebelumnya Sumut mengalami deflasi pada periode Ramadan dan Idulfitri.

Kepala BPS Sumut, Asim Saputra, mengatakan kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar inflasi April dengan andil 0,26 persen. Selain itu, kelompok transportasi turut memberikan andil signifikan sebesar 0,14 persen.

“Kelompok yang memberikan sumbangan inflasi terbesar pada April adalah makanan, minuman, dan tembakau dengan andil 0,26 persen. Diikuti transportasi 0,14 persen serta informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,04 persen,” ujar Asim, Senin, 4 Mei 2026.

Kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran juga ikut mendorong inflasi dengan andil 0,05 persen. Dari sisi komoditas, angkutan udara menjadi penyumbang inflasi terbesar dengan andil 0,13 persen yang dipengaruhi oleh meningkatnya harga bahan bakar avtur.

“Komoditas dominan penyumbang inflasi antara lain angkutan udara dengan andil 0,13 persen, bawang merah 0,08 persen, tomat 0,07 persen, jeruk 0,05 persen, dan minyak goreng 0,05 persen,” ucap Asim.

Secara tahunan (year-on-year), inflasi Sumatera Utara tercatat sebesar 2,92 persen. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau kembali menjadi penyumbang terbesar dengan andil 1,29 persen, diikuti kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,67 persen.

Komoditas utama penyumbang inflasi tahunan masih didominasi emas perhiasan dengan andil 0,59 persen. Selain itu, daging ayam ras, beras, ikan dencis, dan tomat juga turut menyumbang inflasi di Sumut secara tahunan.

“Secara year-on-year, emas perhiasan masih menjadi penyumbang inflasi terbesar dengan andil 0,59 persen, daging ayam sebesar 0,29 persen, beras 0,28 persen, ikan dencis 0,21 persen, dan tomat 0,16 persen” kata Asim.

Dari sisi wilayah, inflasi tertinggi secara tahunan terjadi di Gunungsitoli sebesar 4,66 persen. Sementara itu, Sibolga mencatat inflasi 4,12 persen dan Pematangsiantar 3,62 persen, Medan 3,35 persen sedangkan inflasi terendah terjadi di Deli Serdang sebesar 1,92 persen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....