Deeskalasi Konflik Timur tengah Picu Penguatan Pasar, Harga Emas Tembus 4.600 Dolar

  • 06 Mei 2026 11:12 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Pengamat ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, menilai kabar deeskalasi konflik di kawasan Timur Tengah mulai memberikan sentimen positif bagi pasar keuangan global maupun domestik. Kondisi ini terlihat dari pelemahan harga minyak mentah dunia serta penguatan bursa saham di kawasan Asia, termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

“Tekanan harga minyak mentah mulai mereda di kisaran 100 hingga 108 dolar per barel. Bursa saham di Asia merespon positif kondisi tersebut, termasuk IHSG yang dibuka menguat di level 7.086,” ujar Gunawan, Rabu, 6 Mei 2026.

Menurutnya, sentimen positif tersebut dipicu kabar bahwa Amerika Serikat menghentikan sementara proyek militer Freedom yang sebelumnya bertujuan mengawal kapal komersial keluar dari Selat Hormuz. Langkah itu disebut berkaitan dengan adanya kemajuan komunikasi antara Amerika Serikat dan Iran sehingga meningkatkan optimisme pasar.

Selain IHSG, penguatan juga terlihat pada nilai tukar rupiah. Mata uang rupiah pada perdagangan pagi terpantau menguat di kisaran level 17.360 per dolar AS, meskipun imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun berada di level 4,4 persen dan indeks dolar AS relatif stabil di kisaran 98,2.

Gunawan menjelaskan bahwa penguatan rupiah masih ditopang oleh momentum pelemahan harga minyak mentah dunia serta membaiknya sentimen pasar global.

Di sisi lain, sejumlah data ekonomi Amerika Serikat juga turut mendukung pergerakan positif pasar. Data sektor manufaktur menunjukkan ekonomi AS kembali masuk fase ekspansi. Minimnya agenda ekonomi besar pada perdagangan hari ini membuat pelaku pasar lebih fokus mencermati perkembangan geopolitik di Timur Tengah.

Sementara itu, harga emas dunia pada perdagangan hari ini tercatat menguat ke level 4.633 dolar AS per ons troy atau sekitar Rp2,59 juta per gram. Kenaikan harga emas terjadi di tengah meredanya ketegangan di kawasan Timur Tengah, yang turut mendorong pelemahan harga minyak mentah dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....