Performa APBN Banten Terus Menguat sampai Maret 2026
- 30 Apr 2026 13:40 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Kinerja APBN Provinsi Banten sampai dengan 31 Maret 2026 berkinerja dengan sangat baik. Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Banten, Lisbon Sirait mengatakan Kinerja Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sampai dengan 31 Maret 2026, tumbuh positif 25,07 persen dengan realisasi mencapai 31.08 persen.
“Pendapatan terbesar berasal dari pendapatan pelayanan pertanahan, jasa kepelabuhan, pelayanan pendidikan, dan pelayanan kesehatan,”, kata Lisbon, Rabu 29 April 2026.
Kinerja belanja Realisasi anggaran hingga 31 Maret 2026 tercatat mencapai Rp 6,55 triliun atau sebesar 27,14 persen dari pagu APBN. Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 0,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year). Realisasi tersebut berasal dari belanja TKD Sebessar Rp.4.72 triluin atau sebesar 31.73 persen dari pagu APBN dan realisasi belanja K/L sebesar Rp 1.7 triliun atau 31.73 persen dari pagu APBN.
Realisasi Belanja Pegawai mencapai 25,59 persen yang dipengaruhi oleh Penambahan PPPK dan ASN/TNI/Polri pada beberapa Kementerian/Lembaga. Sementara realisasi Belanja Barang sebesar 16,11 persen yang mengalami akselerasi yang signifikan khususnya dibidang pertahanan dan keamanan.
Untuk realisasi Belanja Modal mencapai 6,51 persen yang mengalami akselerasi signifikan di awal 2026 dengan pemanfaatannya untuk pembangunan infrastruktur yang pelaksanaannya didominasi oleh Kementerian PU. Sedangkan Belanja Bansos tidak ada realisasi karena belum ada alokasi untuk Belanja Bantuan Sosial
Sedangkan Kinerja Belanja Bansos belum ada realisasi karena belum ada alokasi untuk Belanja Bantuan Sosial. Kinerja penyaluran Transfer Ke Daerah (TKD) sampai dengan 31 Maret 2026 mengalami perlambatan sebesar 4,65 persen realisasi sebesar Rp4,72 trilun atau 31,73 persen dari target.
Dana Alokasi Umum dan DAK Non Fisik mengalami pertumbuhan positif, sementara Dana Bagi Hasil mengalami perlambatan. Terkait hibah, total pendapatan hibah yang diterima oleh satuan kerja vertikal sampai dengan 31 Maret 2026 sebanyak 26 hibah dengan total nilai sebesar Rp56,659 miliar.
Lisbon melaporkan kinerja APBD Banten sampai dengan 31 Maret 2026, pendapatan daerah tumbuh sebesar Rp9,10 triliun, atau tumbuh 29,92 persen, didalamnya Pendapatan Pajak Daerah masih menjadi kontributor utama dengan realisasi Rp3,77 triliun, tumbuh 102,32 persen. Sementara itu, Pendapatan Retribusi Daerah juga tumbuh 94,96 persen menunjukkan kinerja positif dengan realisasi sebesar Rp4,72 triliun atau sebesar 51,8 persen dari total pendapatan Banten.
Selain itu kinerja penerimaan pajak di Provinsi Banten hingga 31 Maret 2026 menujukan tren yang terus bertumbuh. Penerimaan pajak periode s.d. Maret 2026 terealisasi sebesar Rp 16,55 Triliun, tercapai 17,59 persen dari target APBN sebesar Rp 94,07 Triliun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....