IHSG Melemah di Jeda Siang, Berada di Level 6926,54
- 30 Apr 2026 13:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- IHSG turun 2,46% atau 174,677 poin ke level 6.926,54 pada penutupan sesi pertama, setelah sempat dibuka menguat di awal perdagangan
- Penguatan sebelumnya dinilai hanya technical rebound, ditopang kinerja emiten kuartal I, dividen, dan aksi korporasi sektor perbankan serta energi
- Pergerakan IHSG ke depan diperkirakan sideways di kisaran 7.000–7.200, dengan risiko tekanan dari pelemahan rupiah dan kenaikan harga minyak global
RRI.CO.ID, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah saat jeda siang perdagangan Kamis, 30 April 2026. Hingga penutupan sesi pertama, IHSG turun 2,46% atau 174,677 poin ke level 6926,54.
Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada perdagangan Kamis 30 April 2026. Pada awal sesi pertama, IHSG berada di level 7.103,26 atau naik 2,03 poin (0,03 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya.
Pengamat pasar modal, Hendra Wardana, menilai penguatan IHSG pada perdagangan sebelumnya lebih mencerminkan technical rebound dibanding perubahan tren besarIa menyebut penguatan didorong kinerja emiten kuartal I solid, pembagian dividen, serta aksi korporasi sektor perbankan dan energi.
Selain itu, stabilisasi sementara bursa Asia dan meredanya kekhawatiran konflik global turut membantu sentimen pasar. Namun, ia menilai penguatan tersebut masih rapuh karena dibayangi tekanan eksternal, seperti pelemahan rupiah dan kenaikan harga minyak global.
Menurutnya, arah IHSG ke depan masih sangat dipengaruhi kombinasi sentimen global dan domestik. “IHSG cenderung bergerak terbatas dengan kecenderungan sideways di kisaran 7.000–7.200,” kata Hendra, Kamis, 30 April 2026.
Namun, jika tekanan eksternal mereda, khususnya terkait konflik geopolitik dan arah suku bunga global, peluang penguatan lanjutan IHSG terbuka. Hendra mengatakan kondisi tersebut juga perlu didukung stabilisasi nilai tukar rupiah agar sentimen pasar tetap terjaga.
Sebaliknya, jika harga minyak terus naik dan rupiah melemah lebih dalam, IHSG berisiko menguji area support di kisaran 7.022 hingga 7.100. Dalam kondisi ini, investor disarankan bersikap selektif dengan fokus pada saham berfundamental kuat serta memanfaatkan momentum jangka pendek.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....