Harga Emas Antam Menguat di Akhir Pekan, Naik Rp5.000 per Gram

  • 11 Jul 2026 15:07 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Harga emas batangan Antam naik Rp5.000 per gram pada Sabtu (11/7/2026) mencapai Rp2.655.000 per gram, setelah sehari sebelumnya melonjak Rp17.000 per gram.
  • Harga buyback emas menguat Rp10.000 menjadi Rp2.415.000 per gram, menunjukkan sinyal positif untuk investor setelah sempat mengalami koreksi.
  • Investor emas merekomendasikan pembelian emas secara bertahap untuk meminimalkan risiko fluktuasi harga dan menjadikannya instrumen lindung nilai jangka panjang di tengah ketidakpastian ekonomi global.

RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas batangan Antam kembali melanjutkan tren penguatan pada akhir pekan. Pada Sabtu (11/7/2026), harga emas naik Rp5.000 per gram setelah sehari sebelumnya melonjak Rp17.000 per gram.

Berdasarkan pembaruan harga pada pukul 08.23 WIB, harga emas Antam berada di level Rp2.655.000 per gram. Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali menguat Rp10.000 menjadi Rp2.415.000 per gram.

Seorang investor emas di Kabupaten Malinau, Mira, menilai kenaikan tersebut menunjukkan harga emas mulai bergerak stabil setelah sempat mengalami koreksi. Kondisi ini kembali menjadi perhatian investor yang menjadikan logam mulia sebagai instrumen lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Menurutnya, kenaikan yang terjadi dalam dua hari terakhir menjadi sinyal positif bagi pasar. Namun, menurutnya, pergerakan harga emas masih berpotensi mengalami fluktuasi sehingga investor tetap perlu bersikap rasional.

"Kalau melihat kenaikan dua hari terakhir memang memberikan optimisme, tetapi saya melihat ini belum tentu menjadi awal kenaikan yang panjang. Harga emas masih sangat dipengaruhi kondisi global, terutama kebijakan suku bunga dan perkembangan ekonomi dunia," kata Mira kepada RRI, Sabtu (11/7/2026).

Mira mengatakan dirinya tidak terburu-buru melepas koleksi emas yang dimiliki meski harga kembali menguat. Ia lebih memilih mempertahankan investasinya karena masih memandang prospek emas cukup baik dalam jangka menengah hingga panjang.

"Saya memilih tetap hold. Selama tidak ada kebutuhan mendesak, saya rasa emas masih menjadi aset yang aman untuk menjaga nilai kekayaan. Kenaikan hari ini menurut saya lebih baik dijadikan momentum untuk mengevaluasi strategi investasi, bukan langsung mengambil keuntungan," ujarnya.

Menurut Mira, masyarakat yang ingin mulai berinvestasi emas sebaiknya tidak terlalu terpaku pada pergerakan harga harian. Ia menyarankan pembelian dilakukan secara bertahap agar risiko akibat fluktuasi harga dapat diminimalkan.

"Kalau tujuan investasinya jangka panjang, lebih baik membeli secara berkala. Dengan cara itu, ketika harga naik atau turun, rata-rata harga pembelian tetap lebih terkendali. Yang terpenting adalah konsisten menabung emas sesuai kemampuan," ucapnya.

Penguatan harga emas dalam dua hari terakhir memberikan harapan bagi investor setelah sebelumnya pasar mengalami tekanan. Meski demikian, pelaku investasi tetap diingatkan untuk mencermati perkembangan ekonomi global yang masih menjadi faktor utama penentu arah pergerakan harga logam mulia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....