Harga Emas Antam Kembali Turun, Investor Sarankan Membeli
- 08 Jul 2026 10:09 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Harga emas Antam turun Rp14.000 per gram menjadi Rp2.641.000 pada Rabu (8/7/2026), melanjutkan tren penurunan selama dua hari berturut-turut.
- Harga buyback emas Antam terkoreksi lebih dalam sebesar Rp21.000 per gram menjadi Rp2.393.000.
- Investor melihat koreksi harga sebagai peluang pembelian untuk investasi jangka panjang, bukan momen panic selling yang berbahaya bagi investor.
RRI.CO.ID, Malinau - Tren penurunan harga emas Antam masih berlanjut pada Rabu (8/7/2026). Di tengah koreksi harga selama dua hari berturut-turut, investor menilai kondisi ini justru menjadi peluang untuk menambah kepemilikan emas bagi investasi jangka panjang.
Berdasarkan pembaruan harga per pukul 08.36 WIB, harga emas Antam turun Rp14.000 per gram menjadi Rp2.641.000. Sehari sebelumnya, harga emas juga terkoreksi Rp15.000 per gram dari posisi sebelumnya.
Harga buyback atau pembelian kembali emas Antam juga mengalami penurunan lebih dalam. Nilainya terkoreksi Rp21.000 per gram menjadi Rp2.393.000.
Investor emas di Malinau, Ros, menilai pelemahan harga saat ini tidak perlu disikapi dengan kepanikan. Menurutnya, koreksi justru dapat dimanfaatkan sebagai kesempatan membeli, terutama bagi investor yang memiliki orientasi jangka panjang.
"Ini kesempatan untuk beli menurut saya, bukan malah jual cut loss karena takut turun lebih dalam setelah sempat beli di harga tertinggi. Sebelum terjun ke pasar emas, orang perlu memahami prinsip dasarnya, bahwa emas itu untuk investasi jangka panjang, bukan spekulasi jangka pendek," ujarnya kepada RRI.
Ros mengakui, tidak sedikit masyarakat yang terdorong membeli emas ketika harga sedang tinggi karena khawatir tertinggal momentum atau fear of missing out (FOMO). Namun, saat harga mulai turun, sebagian justru memilih menjual karena panik.
Ia mengingatkan, pola tersebut berpotensi merugikan investor. Menurutnya, keputusan investasi sebaiknya didasarkan pada tujuan keuangan dan pemahaman terhadap karakter emas sebagai aset lindung nilai, bukan semata mengikuti pergerakan harga harian.
Dengan koreksi yang terjadi selama dua hari terakhir, Ros berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam mengambil keputusan investasi. Ia menilai fluktuasi harga merupakan hal yang wajar, sehingga strategi jangka panjang tetap menjadi pendekatan yang paling relevan dalam berinvestasi emas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....