Harga Emas Antam Menguat usai Tiga Hari Turun

  • 29 Mei 2026 13:46 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Harga emas Antam naik Rp20.000 menjadi Rp2.774.000 per gram pada Jumat (29/5/2026), sementara harga buyback meningkat Rp22.000 menjadi Rp2.579.000 per gram setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan.
  • Investor emas di Malinau, Nanda, menilai kenaikan harga mulai memulihkan optimisme pasar dan menegaskan emas masih menjadi instrumen investasi jangka panjang yang relatif aman di tengah fluktuasi ekonomi global.

‎RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penguatan pada perdagangan Jumat (29/5/2026). Kenaikan ini memutus tren penurunan harga yang terjadi selama tiga hari berturut-turut sejak Selasa.

‎Pada pukul 08.39 WIB, harga emas Antam tercatat berada di angka Rp2.774.000 per gram atau naik Rp20.000 dibanding perdagangan sebelumnya. Sementara harga buyback atau pembelian kembali juga ikut meningkat sebesar Rp22.000 menjadi Rp2.579.000 per gram.

‎Seorang investor emas di Malinau, Nanda, mengatakan kenaikan harga tersebut mulai memunculkan optimisme di kalangan investor setelah beberapa hari terakhir pasar mengalami koreksi.

‎“Beberapa hari kemarin harga turun terus, jadi banyak yang memilih wait and see. Hari ini mulai naik lagi dan itu cukup memberi kepercayaan bagi investor,” katanya.

‎Ia menilai, fluktuasi harga emas masih dipengaruhi kondisi ekonomi global dan pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat. Meski demikian, emas tetap dianggap sebagai instrumen investasi yang relatif aman untuk jangka panjang.

‎“Kalau untuk investasi jangka panjang, emas masih sangat diminati karena nilainya cenderung stabil. Biasanya saat harga turun justru ada yang memanfaatkan untuk membeli,” ujarnya.

‎Nanda menambahkan, kondisi pasar saat ini masih memungkinkan terjadinya perubahan harga sewaktu-waktu mengikuti dinamika global. Karena itu, ia menyarankan masyarakat yang ingin berinvestasi tetap memperhatikan momentum pembelian dan tujuan investasinya.

‎“Yang penting jangan panik saat harga turun atau langsung euforia ketika naik. Emas itu lebih cocok dilihat sebagai investasi jangka panjang,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....