Program Desa Emas Tembus Pasar Ekspor Internasional

  • 22 Mei 2026 22:47 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Program Desa Emas yang dijalankan melalui pendampingan Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Inotek berhasil mendorong peningkatan kapasitas dan daya saing kelompok usaha masyarakat. Salah satu capaian menonjol ditunjukkan oleh Kelompok Tani (Poktan) Mekar Lestari dan KUB Cagar Alam yang kini mulai menembus pasar ekspor internasional.

Melalui serangkaian kegiatan pendampingan dan penguatan kapasitas usaha, kedua kelompok tersebut mengalami perkembangan signifikan, mulai dari pengelolaan usaha, inovasi produk, hingga perluasan akses pasar. Program tersebut difokuskan pada penguatan pelaku usaha desa agar mampu berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.

Founder Yayasan Indonesia Setara Sandiaga Salahudin Uno mengatakan pada pelaksanaannya peserta mendapatkan berbagai workshop peningkatan kapasitas soft skills dan penguatan usaha. Materi yang diberikan mencakup penguatan kelembagaan kelompok usaha, optimalisasi pemasaran, penyusunan rencana bisnis, hingga pelatihan “How to Pitch Your Business”.

“Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada teknologi hilirisasi produk kopi melalui pembuatan cascara, yakni minuman teh herbal berbahan kulit buah kopi atau ceri kopi yang dikeringkan. Inovasi tersebut dinilai mampu meningkatkan nilai tambah produk pertanian sekaligus membuka peluang pasar baru,” kata Sandiaga Uno, melalui keterangan tertulis, Jumat, 22 Mei 2026.

Menurut Sandi peluang ekspor semakin terbuka setelah Poktan Mekar Lestari mengikuti Program Desa Bisa Ekspor yang digagas Kementerian Perdagangan. Dalam program tersebut, kelompok tani ini memperoleh kesempatan mengikuti sesi pitching bersama Atase Perdagangan Kairo untuk memperluas jejaring pasar internasional.

“Tak hanya itu, Poktan Mekar Lestari juga berhasil masuk pasar ekspor Malaysia. Produk kopi mereka kini mulai dipasarkan untuk kebutuhan roastery, kafe, hingga sekolah barista kopi di negara tersebut,” katanya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....