Netzme Dorong UMKM Solo Transformasi Lewat QRIS SoundBox
- 12 Feb 2026 20:31 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Digitalisasi transaksi menjadi wajah baru perayaan budaya Grebeg Sudiro 2026 di Kota Solo. Kolaborasi Netzme dan Bank Indonesia Solo mendorong pelaku UMKM memanfaatkan pembayaran non-tunai berbasis QRIS SoundBox di tengah geliat tradisi dan pariwisata.
Penerapan sistem pembayaran digital tersebut mulai diperkenalkan sejak rangkaian awal Grebeg Sudiro melalui acara Umbul Mantram di Kelurahan Sudiroprajan, pada Kamis 5 Februari 2026 malam. Momentum budaya ini dimanfaatkan untuk memperluas kebiasaan transaksi nontunai di kalangan pedagang dan pengunjung.
Regional Head Central Java PT Netzme Kreasi Indonesia, Pribadie Utomo, mengatakan pihaknya bersama Bank Indonesia fokus mempercepat penggunaan QRIS SoundBox selama kegiatan berlangsung.
“Kami menawarkan program racing transaksi bagi teman-teman UMKM yang menggunakan QRIS SoundBox. Tidak hanya UMKM, pembeli yang bertransaksi menggunakan QRIS juga kami apresiasi dengan berbagai hadiah menarik, supaya ekosistem pembayaran digital ini benar-benar hidup selama Grebeg Sudiro,” ujarnya dalam rilis yang diterima RRI, Kamis 12 Februari 2026.
Sepanjang pelaksanaan Grebeg Sudiro, sebanyak 76 UMKM di Kelurahan Sudiroprajan terlibat langsung dalam program digitalisasi. Panitia juga mencatat sekitar 300 UMKM turut meramaikan kawasan Pasar Gede Solo, menjadikan ajang ini sebagai ruang promosi sekaligus adaptasi teknologi bagi pelaku usaha lokal.
Menurut Pribadie, kehadiran Netzme tidak sekadar mengenalkan teknologi, tetapi mendorong perubahan pola transaksi agar UMKM semakin siap menghadapi ekonomi digital.
“Solo ini kota pariwisata, pelaku UMKM-nya sudah cukup siap secara digital. Bahkan inovasi terbaru Bank Indonesia seperti QRIS Tap, sebagian UMKM sudah bisa menggunakannya,” katanya.
Netzme menyiapkan insentif berupa hadiah uang tunai total Rp15 juta bagi 10 UMKM pemenang program racing transaksi QRIS. Konsumen yang menggunakan QRIS juga berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah elektronik sebagai bentuk apresiasi.
Kepala Bank Indonesia Solo Dwiyanto Cahyo Sumirat menilai Grebeg Sudiro menjadi ruang pertemuan antara budaya dan inovasi teknologi yang berdampak langsung bagi perekonomian masyarakat.
“BI Solo bersama Netzme berkolaborasi untuk mendigitalisasikan UMKM di kawasan ini. Kami juga mendorong UMKM agar proaktif menawarkan pembayaran QRIS kepada konsumen, sehingga transaksi digital bisa menjadi kebiasaan baru,” ujarnya. (Ril/Ase)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....