Akademisi Minta Elisa Kambu Perhatikan Pemerataan Daerah

  • 19 Feb 2026 12:44 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Satu tahun kepemimpinan Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu-Ahmad Nausrauw dinilaialami peningkatan karena ada infrastruktur-infrasturuktur yang berhasil dibangun. Namun di harapkan pembangunan di Papua Barat Dayajangan hanya terpusat di Kota Sorong saja tapi harus merata di Kabupaten/Kota di Papua Barat Daya.

Demikian disampaikan Ari Purnomo Dekan FISIP Universitas Muhammadiyah Sorong saat menjadi narasumber dalam dialog Sorong Menyapa Pro1 RRI Sorong, Kamis 19 Februari 2026.

“Kita jangan lupakan Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Raja Ampat, Maybrat dan Tambraw supaya masyarakat tidak kumpul hanya di Kota Sorong saja, ini yang menjadi PR Gubernur kedepan untuk bisa membuat semua wilayah sama majunya”ujarnya

Menurut pengamannya, walau provinsi Papua Barat Daya merupakan provinsi paling muda, bukan berarti selama ini tidak ada pembangunan, namun pembangunan sudah ada sejak wilayah ini tergabung dalam provinsi Papua Barat Daya, "Sehingga peningkatan memang perlu di laksanakan, dan jangan hanya terpusat di kota sorong sebagai ibu kota provinsi, namun kolaborasi dengan pemerintah tingkat dua lainnya, agar pembangunan dapat berjalan dan bersinergi di 5 kabupaten dan 1 kota."jelasnya kemudian.

Ari pun menyoroti tentang adanya Efesiensi anggaran yang di laksanakan pemerintah pusat, sehingga program pembangunan tidak berjalan maksimal, namun dengan adanya kolaborasi, maka pembangunan dapat di rasakan masyarakat. "Seperti sistem keroyokan lah, misalnya di sebuah kabupaten ada program apa, anggarannya terbatas, bisa berkolaborasi dengan pemerintah provinsi, karena memang saat ini ada efesiensi, di sisi lain juga, SKPD yang membantu kepala daerah, harus mampu mencari anggaran tambahan dengan melakukan kolaborasi bersama kementrian terkait, karena jika program pemerintah masuk dalam program pembangunan nasional, pastinya akan ada perhatian dari kementrian."paparnya kemudian.

Ari Purnomo juga berharap dari kepemimpinan Elisa Kambu, wilayah Papua Barat daya yang merupakan wilayah heterogen, pluralisme harus bisa dijaga jangan sampai terjadi kesukuan dan lain-lain sehingga mengganggu keamanan. Kemudian keamanan dalam semua sektor diharapkan Papua Barat Daya sebagai Provinsi paling aman di Tanah Papua. “Semoga Gubernur bisa menjaga itu, maka itu saya tidak harapkan jangan sampai ada Kabupaten/Kota yang masih tertinggal”. Tegasnya. (Syahruddin)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....