Makna Puisi "Bulan Merah Jambu", Ruang Tafsir dan Refleksi Kehidupan

  • 06 Jul 2026 08:33 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Puisi bukan sekadar rangkaian kata yang indah, tetapi juga media untuk menyampaikan pengalaman, emosi, dan makna kehidupan. Setiap pembaca dapat memberikan tafsir yang berbeda sesuai pengalaman dan sudut pandangnya.

Hal tersebut mengemuka dalam program Ragam Budaya Sastra Puisi RRI Pro 4 Banjarmasin, Kamis, 2 Juli 2026. Program bertema "Bulan Merah Jambu" tersebut menghadirkan narasumber Legi Artisa, Yuliana, dan Bila.

Para narasumber menjelaskan bahwa "Bulan Merah Jambu" tidak hanya menggambarkan keindahan langit malam. Simbol tersebut juga mengajak pembaca menyelami makna kehidupan melalui lambang ketenangan, harapan, kasih sayang, dan penyembuhan batin.

Menurut mereka, kekuatan puisi terletak pada kebebasan pembaca dalam menafsirkan makna. Pengalaman hidup yang berbeda membuat setiap orang dapat menemukan pesan yang berbeda dari karya yang sama.

“Inilah yang membuat karya sastra itu bisa tetap hidup. Karya sastra juga terus relevan dari waktu ke waktu,” ujar Yuliana.

Diskusi juga membahas proses kreatif seorang penyair dalam melahirkan karya. Inspirasi dapat berasal dari pengalaman sehari-hari, kenangan, perjumpaan, kehilangan, hingga keheningan yang kemudian diolah melalui diksi dan metafora.

Para narasumber menilai perkembangan teknologi justru membuka ruang baru bagi sastra untuk berkembang. Melalui media sosial, karya puisi kini lebih mudah diakses dan dibagikan kepada masyarakat, terutama generasi muda.

Melalui tema "Bulan Merah Jambu", program Ragam Budaya mengajak masyarakat memandang puisi sebagai ruang refleksi dan penyembuhan batin. Sastra juga diharapkan menjadi jembatan untuk memahami kehidupan dengan sudut pandang yang lebih peka dan humanis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....