Prabu Sentanu, dengan Anak Berkondisi Khusus dari Pernikahan Manusia dan Bidadari
- 14 Jun 2026 20:05 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Sepeninggal Dewi Gangga istrinya, Prabu Sentanu, Raja Hastina, kebingungan mencari ibu susu anaknya, Dewabrata. Apalagi anaknya memiliki kondisi khusus akibat pernikahan antara manusia dan bidadari.
Ia memutuskan menyusukan anaknya ini kepada permaisuri Prabu Palasara yang kala itu juga tengah memiliki anak yaitu Raden Abyasa. Setelah sekian lama, Prabu Sentanu akhirnya jatuh cinta lagi, perempuan tersebut adalah Dewi Durgandini.
| Baca juga: Mengenal Prabu Sentanu, Kakek Moyang Pandawa |
Ketika Prabu Sentanu bermaksud melamar gadis tersebut, orang tuanya mengajukan syarat. Jika Durgandini menjadi permaisuri Prabu Santanu, ia harus diperlakukan sesuai dengan Dharma dan keturunan Durgandini-lah yang harus menjadi penerus tahta.
Mendengar syarat tersebut, Sang Raja pulang dengan kecewa dan menahan sakit hati. Ia menjadi jatuh sakit karena terus memikirkan gadis pujaannya yang tak kunjung ia dapatkan.
Melihat ayahnya jatuh sakit, Dewabrata menyelidikinya. Ia bertanya kepada kusir yang mengantarkan ayahnya jalan-jalan.
Dari sana ia memperoleh informasi bahwa ayahnya jatuh cinta kepada seorang gadis. Akhirnya, ia berangkat ke sungai Yamuna.
Ia mewakili ayahnya untuk melamar putri Dasabala, Durgandini, yang sangat diinginkan ayahnya. Ia menuruti segala persyaratan yang diajukan Dasabala.
Ia juga bersumpah tidak akan menikah seumur hidup dan tidak akan meneruskan tahta keturunan Raja Kuru agar kelak tidak terjadi perebutan kekuasan antara keturunannya dengan keturunan Durgandini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....