Perlunya Rebranding Permainan Tradisional agar Diminati Generasi Muda
- 25 Mei 2026 17:33 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Dominasi teknologi digital membuat permainan tradisional dan budaya lokal semakin jarang diminati generasi muda saat ini. Dosen Seni dan Budaya Universitas Negeri Semarang(Unnes), Hafid Bahtiar, menyebut kondisi tersebut mengancam pelestarian identitas bangsa Indonesia.
Dalam siaran SPADA PRO2 FM RRI Semarang, Hafid menilai permainan tradisional kini kurang memperoleh perhatian masyarakat luas. “Ketika anak-anak lebih akrab dengan gadget daripada engklek dan gobak sodor, yang hilang bukan hanya cara bermain,” ujarnya, Jumat, 22 Mei 2026.
Menurut Hafid, permainan tradisional menyimpan nilai penting yang membentuk karakter sosial anak sejak usia dini dalam kehidupan sehari-hari. “Nilai kebersamaan, sportivitas, dan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya perlahan ikut hilang,” ucap Hafid.
Sebagai kampus konservasi, Unnes disebut telah menjalankan berbagai langkah menjaga warisan budaya melalui kegiatan akademik dan masyarakat. Program tersebut meliputi festival seni budaya mahasiswa, pengabdian masyarakat, serta pengenalan permainan tradisional di lingkungan sekolah.
Hafid menilai generasi muda mulai menjauh karena budaya tradisional kurang disajikan menggunakan pendekatan relevan dan menarik perhatian. “Kalau disajikan apa adanya terasa kuno, padahal jika dikemas ulang minat generasi muda bisa tumbuh,” jelas Hafid.
Ia mendorong kolaborasi antara guru, orang tua, pemerintah daerah, dan kampus untuk menghidupkan budaya tradisional secara bersama-sama. Guru dapat memasukkan permainan tradisional dalam pembelajaran, sementara orang tua mengenalkannya melalui aktivitas sederhana di lingkungan keluarga.
Hafid juga menilai teknologi digital dapat menjadi sarana memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat secara lebih kreatif modern. “Digitalisasi justru bisa membantu melalui konten singkat, animasi, atau aplikasi edukatif yang terasa menyenangkan,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....