Ensiklopedia Budaya Banjar Jadi Senjata Tingkatkan Capaian Indeks Kebudayaan

  • 21 Mei 2026 13:56 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) Kalimantan Selatan pada tahun 2024 mengalami penurunan di beberapa bidang. Tercatat ada tiga dimensi yang merosot, yaitu ekonomi budaya, pendidikan budaya, serta ekspresi budaya.

Ketiga dimensi ini tercatat berada di bawah angka rata-rata nasional. Pada dimensi ekonomi budaya, Kalsel hanya meraih 29,52 poin dari angka nasional sebesar 31,25 poin..Sementara pada dimensi pendidikan budaya, capaian Kalsel berada di angka 61,96 dari target nasional 73,41 poin.

Untuk dimensi ekspresi budaya, Kalsel mengumpulkan 33,95 poin dari target nasional 39,85 poin. Kondisi tersebut mendoronh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel bergerak cepat. Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel, Edy Suwarto, menyebut ketiga dimensi ini saat ini tengah menjadi fokus utama pemerintah.

"Kita tidak lagi mengandalkan hanya kebijakan dari atas. Tetapi juga bisa tumbuh dari bawah melalui kreasi para seniman," katanya menjelaskan.

Salah satu langkah nyata yang disiapkan pemerintah daerah adalah menyusun Ensiklopedia Budaya Banjar. Lewat program ini, Disdikbud akan mendata para pelaku seni, sanggar, dan kelompok kebudayaan yang ada.

Pendataan tersebut bertujuan untuk memetakan kelompok seni mana saja yang aktif dan perlu didukung. Keterlibatan aktif dari para seniman diharapkan bisa mendongkrak kembali perkembangan budaya lokal. "Mari kita jaga semangat ini untuk terus bertumbuh. Mari kita bekerja sama tidak hanya dari pemerintah tapi juga dari teman-teman pelaku seni," ucap Edy.

Langkah penguatan ini juga didukung penuh oleh pihak UPTD Taman Budaya Kalimantan Selatan. Kepala UPTD Taman Budaya, Rizal Pahmi, menegaskan siap memberikan pembinaan rutin bagi para pelaku seni. Ia memastikan kawasan Taman Budaya akan selalu terbuka sebagai wadah berkumpul dan mengasah kreativitas.

Fasilitas ini bisa dimanfaatkan oleh semua kalangan sebagai tempat berlatih dan menggelar pertunjukan seni. "Tempat ini terbuka bagi teman-teman seniman. Baik itu pelajar, mahasiswa, dan juga untuk umum demi kebudayaan banua kita," ucap Rizal.

Melalui berbagai upaya tersebut, pemerintah daerah berharap angka IPK Kalimantan Selatan bisa kembali naik. Langkah ini juga diharapkan dapat membawa kesenian tradisional banua lebih dikenal di tingkat nasional dan luar negeri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....