Narkoba Dinilai Mengikis Nilai Siri Generasi Muda Bugis Makassar

  • 19 Mei 2026 10:34 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda dinilai tidak hanya merusak kesehatan dan masa depan pribadi, tetapi juga berdampak besar terhadap nilai budaya siri atau harga diri keluarga dalam masyarakat Bugis-Makassar. Siri yang diwariskan leluhur sejak dahulu merupakan pedoman hidup yang mengajarkan kehormatan, rasa malu, dan tanggung jawab dalam menjaga martabat diri maupun keluarga.

Menurut Dosen Departemen Sastra Daerah FIB Universitas Hasanuddin , Andi Tenri Bali Baso, dalam obrolan Apresiasi Budaya Lokal, pada hari Senin 18 Mei 2026 di Pro 4 RRI Makassar, keterlibatan anak muda dalam narkoba menjadi ancaman serius terhadap nilai siri yang selama ini dijunjung tinggi masyarakat. Ia menjelaskan bahwa ketika seorang generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, maka secara perlahan nilai-nilai budaya yang diwariskan leluhur mulai terkikis dalam dirinya.

“Berbicara tentang dampak narkoba khususnya dikaitkan dengan siri tentu sangat berdampak. Otomatis sifat dan ciri khas budaya yang diwariskan leluhur kita yaitu siri itu terkikis,” ujarnya.

Ia menambahkan, dampak paling nyata terlihat pada kondisi mental generasi muda yang telah terjerumus narkoba. Mereka cenderung kehilangan fokus, sulit menentukan arah hidup, serta tidak mampu mengambil keputusan dengan baik untuk masa depannya. Kondisi tersebut kemudian memicu berbagai persoalan sosial lainnya.

Menurutnya, fenomena yang sering ditemukan di lapangan adalah meningkatnya kasus putus sekolah akibat penyalahgunaan narkoba. Bahkan, dalam kondisi yang lebih parah, tekanan mental yang dialami korban dapat berujung pada tindakan bunuh diri. Hal tersebut menjadi bukti bahwa narkoba bukan hanya merusak individu, tetapi juga mencoreng harga diri keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Selain itu, penyalahgunaan narkoba juga dapat memutus hubungan sosial seorang anak muda dengan lingkungan sekitarnya. Rasa percaya dari keluarga, sahabat, hingga masyarakat perlahan hilang akibat perilaku yang berubah dan sulit dikendalikan. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka generasi muda akan kehilangan kesempatan untuk berkembang, berkarya, dan menjadi penerus yang mampu membawa nama baik keluarga maupun daerahnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama keluarga, untuk kembali menanamkan nilai siri, sipakatau, dan sipakainge kepada generasi muda agar mereka memiliki benteng moral yang kuat dalam menghadapi pengaruh negatif pergaulan dan lingkungan sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....