Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Daerah di Indonesia

  • 12 Mar 2026 06:40 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong- Hari Raya Idul Fitri menjadi momen penting yang sangat dinantikan oleh umat muslim setelah sebulan menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Idul Fitri selain menjadi momen silahturahmi juga menyimpan tradisi unik yang berkembang setiap daerah di Indonesia. Tradisi lebaran tidak selalu sama setiap daerah. Bahkan beberapa tradisi hanya bias ditemukan di daerah tertentu saja.

  1. Grebek Syawal di Yogyakarta

Di Yogyakarta ada tradisi grebeg syawal yang diselenggarakan di keratin. Tradisi ini dirayakan dengan mengarak gunungan berisi hasil bumi seperti sayur, buah, dan makanan tradisional menuju masjid. Setelah didoakan, masyarakat biasanya akan berebut gunungan tersebut yang dipercaya membawa berkah. Tradisi ini mencerminkan hubungan erat antara budaya Jawa, kerajaan, dan nilai keagamaan.

  1. Perang Topat di Lombok

Selain di Yogyakarta, di Lombok tepatnya ada tradisi unik yang bernama Perang Topat. Perang Topat biasa dilakukan sekitar seminggu setelah Idul Fitri. Dalam tradisi dilakukan dengan saling melempar ketupat sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur. Meskipun disebut “perang”, suasananya justru penuh kegembiraan. Setelah acara selesai, ketupat yang digunakan biasanya dikumpulkan dan ditanam di sawah sebagai simbol harapan panen yang melimpah.

  1. Binarundak di Sulawesi Utara

Masyarakat muslim di Manado memiliki tradisi Binarundak. Tradisi ini berupa kegiatan memasak makanan khas Lebaran secara bersama-sama, terutama hidangan bernama nasi jaha yang dimasak dalam bambu. Proses memasak dilakukan secara gotong royong sehingga menciptakan suasana kebersamaan menjelang hari raya.

  1. Festival Meriam Karbit

Di Pontiakan ada tradisi Festival Meriam Karbit. Meriam yang diledakan berupa Meriam raksaksa yang terbuat dari batang kayu atau drum besar diisi karbit dan air untuk menghasilkan suara ledakan keras. Tradisi ini biasanya dilakukan di sepanjang Sungai Kapuas dan menjadi daya tarik wisata setiap tahun.

  1. Meugang Aceh

Di Aceh terdapat tradisi Meugang. Tradisi ini berupa kegiatan memasak dan menikmati hidangan daging bersama keluarga dan tetangga menjelang hari raya. Tradisi ini sudah berlangsung sejak masa Kesultanan Aceh dan menjadi simbol kebersamaan serta kepedulian sosial. Pada hari Meugang,

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....