Tradisi Siat Geni: Ritual Api Sakral Penjaga Keseimbangan

  • 02 Mar 2026 22:02 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID., Denpasar - Selain pantainya yang indah dan mempesona, kawasan Kuta menyimpan tradisi budaya yang sangat ekstrem dan penuh makna, yaitu Siat Geni. Dikuti dari laman resmi Pemkab Badung, Siat Geni merupakan atraksi cahaya dan keberanian. Bertempat di Desa Adat Tuban, tradisi ini merupakan warisan leluhur yang mempertemukan keberanian warga dengan panasnya bara api.

Siat Geni memiliki makna spritual. Nama "Siat Geni" berasal dari bahasa Bali; Siat berarti perang dan Geni berarti api. Ritual ini bukan didasari atas rasa dendam atau amarah, melainkan simbol perlawanan terhadap sifat-sifat buruk (Adharma) dalam diri manusia.

Api di sini dianggap sebagai sarana penyucian (lebur) untuk menghalau energi negatif atau roh jahat agar tidak mengganggu ketenteraman warga desa. Siat Geni biasanya digelar setahun sekali, tepatnya pada hari Purnama Kapat (sekitar bulan September atau Oktober).

Adapun tahapan ritual tradisi ini adalah sebagai berikut:

1. Persembahyangan: Sebelum dimulai, seluruh peserta melakukan doa bersama di Pura untuk memohon keselamatan.

2. Persiapan Amunisi: Bahan utama yang digunakan adalah panyalin (sabut kelapa) yang telah dibakar hingga menjadi bara api yang merah membara.

3. Pertempuran Api: Peserta dibagi menjadi dua kelompok yang saling berhadapan. Mereka akan saling melempar bara api sabut kelapa diiringi suara gamelan yang riuh.

4. Pendinginan: Setelah ritual selesai, biasanya dilakukan pembersihan spiritual untuk memastikan tidak ada luka atau energi negatif yang tertinggal.

Berbeda dengan perang pandan di desa lain, Siat geni memiliki keunikan tersendiri. Tradisi yang bertempat di Tuban ini sangat menonjolkan visual percikan api yang terbang di kegelapan malam. Meski terlihat berbahaya, para peserta jarang mengalami luka bakar serius, yang diyakini masyarakat sebagai bentuk perlindungan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....