Balai Bahasa Kalbar Perkuat Perlindungan Bahasa Daerah
- 02 Mar 2026 11:43 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Upaya pelestarian dan perlindungan bahasa daerah di Kalimantan Barat terus diperkuat oleh Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Barat. Hal ini disampaikan Kepala Balai Bahasa Kalimantan Barat, Dr. Uniawati, S.Pd., M.Hum, dalam program Insightainment di RRI Pro 2 Pontianak, Jumat, 27 Februari 2026, yang bertepatan dengan peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional, 21 Februari, Bersama Avifa Salsabilla, Ketua Ikatan Duta Bahasa Provinsi Kalbar.
Uniawati menjelaskan bahwa peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap bahasa daerah.
“Dalam konteks keindonesiaan, Hari Bahasa Ibu kita maknai sebagai perayaan kebanggaan atas bahasa daerah yang kita miliki,” ujarnya.
Menurutnya, bahasa daerah merupakan identitas budaya yang harus dijaga bersama, terutama di tengah tantangan globalisasi dan dominasi bahasa asing. Karena itu, Balai Bahasa Kalimantan Barat menjalankan berbagai program strategis untuk memastikan bahasa daerah tetap hidup di masyarakat.
“Pelestarian bahasa daerah adalah amanah yang harus dijalankan secara berkelanjutan,” tegas Uniawati.
Salah satu program unggulan yang dilakukan adalah revitalisasi bahasa daerah yang telah berjalan sejak 2024 dan memasuki tahun ketiga pada 2026. Program ini mencakup pendokumentasian bahasa melalui penyusunan kamus, penulisan cerita anak berbahasa daerah, serta penerjemahannya ke dalam bahasa Indonesia.
“Kami ingin bahasa daerah tetap digunakan dan dikenalkan sejak usia dini,” katanya.
Selain itu, Balai Bahasa juga menginisiasi Sayembara Penulisan Cerita Anak Berbahasa Daerah sebagai sarana melibatkan masyarakat dan generasi muda. Naskah terpilih nantinya akan dibina melalui bimbingan teknis sebelum dipublikasikan sebagai bahan literasi anak.
“Cerita anak menjadi media efektif untuk mengenalkan kearifan lokal kepada generasi penerus,” ujar Uniawati.
Upaya lain yang mendapat sambutan positif adalah program Pojok Baca di Taman Catur Pontianak, yang menyediakan buku cerita anak berbahasa daerah dan Indonesia. Program ini dinilai berhasil meningkatkan minat baca anak-anak sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa ibu.
Baca juga: Duta Bahasa Ajak Hidupkan Literasi Santun Digital
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....