Seminar Internasional Komunikasi, Perkuat Kerja Sama Perdagangan dan Pariwisata

  • 20 Jul 2026 19:55 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Universitas Sahid kolaborasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia sukses menggelar seminar internasional bertajuk "Strategic Communication in Strengthening International Trade and Tourism Cooperation" di Auditorium, Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta. Senin, 20 Juli 2026.

Ketua Program Studi Doktor Ilmu Komunikasi Universitas Sahid, Dr. Prasetya Yoga Santoso, menyampaikan, kegiatan ini diselenggarakan oleh Angkatan 35 Program Doktor Ilmu Komunikasi (DIK 35) Universitas Sahid sebagai bagian dari komitmen akademik dalam upaya mendorong penguatan sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dunia usaha, dan mitra internasional.

"Seminar ini menjadi ruang dialog strategis yang mempertemukan pemangku kepentingan dari berbagai sektor untuk membahas bagaimana komunikasi strategis dapat memperkuat diplomasi ekonomi, meningkatkan kerja sama perdagangan dan pariwisata, serta membangun kolaborasi lintas negara yang berkelanjutan," kata Dr. Prasetya Yoga Santoso.

Hal senada juga disampaikan Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro Esti Widya Putri (melalui zoom) yang juga menyampaikan pentingnya komunikasi strategis dalam memperkuat posisi Indonesia di tengah dinamika ekonomi global melalui kerja sama perdagangan yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada kemitraan jangka panjang.

"Tentu kami sangat mendukung kegiatan ini. Komunikasi strategis sangat penting dalam memperkuat posisi Indonesia di tengah dinamika ekonomi global melalui kerja sama perdagangan yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada kemitraan jangka panjang," ujarnya.

Diskusi panel ini menghadirkan para narasumber dari pemerintah, mitra internasional, dunia usaha, dan akademisi. Hadir sebagai panelis diantaranya yakni Basaria Tiara L. Gaol, Direktur Perundingan Bilateral, Direktorat Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, yang juga merupakan mahasiswa Program Doktor Ilmu Komunikasi Universitas Sahid. Perspektif internasional disampaikan oleh Scott McNamara, Penasihat Bidang Ekonomi, Perdagangan, dan Investasi Kedutaan Besar Australia di Jakarta. Sementara itu, pengalaman implementasi kerja sama internasional dipaparkan oleh Mohasin Kabir, Country Manager Indonesia Palladium Pty Ltd. Dari kalangan akademisi hadir Swastiningsih, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Nasional, yang juga merupakan mahasiswa Program Doktor Ilmu Komunikasi Universitas Sahid.

Forum diskusi komunikasi internasional yang dipandu (Moderator) Yanti Rahminur, Ketua Tim Konten Media Baru (KMB) LPP RRI Jakarta, yang juga merupakan mahasiswa Program Doktor Ilmu Komunikasi Universitas Sahid makin menarik karena para panelis dengan keilmuannya menyoroti bahwa komunikasi strategis tidak hanya berperan dalam proses negosiasi, tetapi juga menjadi fondasi dalam membangun kepercayaan, menyelaraskan kepentingan para pemangku kepentingan, serta memastikan implementasi kerja sama internasional dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Berbagai perspektif yang disampaikan menunjukkan bahwa keberhasilan kerja sama internasional tidak hanya ditentukan oleh kualitas kebijakan dan perjanjian, tetapi juga oleh kemampuan membangun komunikasi yang terbuka, kolaboratif, dan berorientasi pada tujuan bersama.

"Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan organisasi internasional menjadi faktor penting dalam menghadapi tantangan global sekaligus menciptakan peluang baru bagi perdagangan, investasi, dan pariwisata," tegas salah satu pembicara di acara tersebut Swastiningsih, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Nasional dan mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Komunikasi Universitas Sahid.

Melalui penyelenggaraan seminar internasional ini, Program Doktor Ilmu Komunikasi Universitas Sahid, khususnya Angkatan 35 (DIK 35), diharapkan mampu menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan forum akademik yang relevan dengan isu-isu strategis nasional dan global. Tidak hanya itu, seminar ini juga diharapkan menjadi wadah pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan gagasan yang dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu komunikasi dan pembangunan Indonesia di tingkat internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....