Doom Scrolling saat Liburan Ancam Kesehatan Mental Generasi Muda
- 17 Jul 2026 15:37 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Masa libur sekolah dan kuliah sering kali dinilai sebagai waktu terbaik untuk melepaskan penat. Namun, jebakan rasa malas yang membuat seseorang enggan bergerak justru berpotensi merusak kesehatan mental.
Muhammad Al Farisi, mahasiswa HMI Hukum Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), pada dialog Academic Forum, Kamis (25/07/26), menyoroti hal tersebut sebagai fenomena doom scrolling. Fenomena ini berasal dari tumpukan pekerjaan rumah yang tertunda serta kebiasaan buruk langsung menyentuh gawai sejak bangun tidur sehingga berdampak pada kestabilan emosi selama liburan.
Kebersihan fisik lingkungan tempat tinggal juga memiliki korelasi yang sangat kuat dengan kesehatan pikiran. Kamar yang kotor dan ruangan yang berantakan dinilai dapat memperburuk suasana hati serta memicu stres yang sering kali tidak disadari.
"Kalau lingkungan tempat kita beraktivitas bersih dan rapi, pikiran juga cenderung lebih tenang. Sebaliknya, kamar yang berantakan bisa membuat kita semakin malas, suasana hati menurun, bahkan memicu stres tanpa kita sadari," ujarnya.
Menurut Alfa, menjaga kesehatan mental selama liburan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Ia menjelaskan, langkah kecil di pagi hari seperti merapikan tempat tidur, membersihkan kamar, atau melakukan olahraga ringan selama 15 hingga 30 menit tanpa gangguan gawai dapat membantu membangun disiplin diri sekaligus menjaga suasana hati tetap positif.
Melalui kebiasaan aktivitas mikro yang positif tersebut, stabilitas mental diharapkan dapat lebih terjaga. Dengan demikian, masa liburan tidak hanya menjadi waktu untuk beristirahat, tetapi juga menjadi momentum membangun kebiasaan baik yang membawa manfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....