Jangan Abaikan Tanda Anak Cemas Memasuki Lingkungan Sekolah Baru
- 17 Jul 2026 06:40 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Memasuki tahun ajaran baru menjadi momen yang menyenangkan sekaligus menantang bagi sebagian anak. Saat berada di lingkungan sekolah yang baru, tidak semua anak dapat beradaptasi dengan cepat. Karena itu, orang tua dan guru perlu memperhatikan perubahan perilaku yang muncul selama masa penyesuaian.
Anak yang mengalami kecemasan biasanya menunjukkan beberapa tanda, seperti menangis saat ditinggal di sekolah, enggan masuk ke kelas, atau terus ingin ditemani orang tua. Selain itu, sebagian anak juga mengeluhkan sakit perut, pusing, atau mual meski hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan tidak ada gangguan fisik.
Perubahan perilaku juga dapat terlihat dari anak yang menjadi lebih pendiam, mudah marah, kehilangan minat bermain, hingga kembali mengompol atau semakin bergantung kepada orang tua. Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), reaksi seperti ini dapat muncul ketika anak menghadapi perubahan besar, termasuk saat mulai bersekolah di lingkungan baru.
Apabila tanda-tanda tersebut tidak membaik setelah beberapa minggu, orang tua disarankan berkonsultasi dengan psikolog atau tenaga kesehatan mental. UNICEF juga menekankan pentingnya kerja sama antara orang tua dan guru untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman agar anak lebih percaya diri dalam menjalani proses belajar di sekolah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....