Bupati Bombana Dorong Pengelolaan BOSP Melalui ARKAS Berkualitas
- 16 Jul 2026 19:22 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Bombana - Bupati Bombana, H. Burhanuddin, membuka kegiatan Coaching Clinic Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Pendidikan dan pendampingan penganggaran melalui aplikasi ARKAS dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP). Kegiatan berlangsung di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana, Rabu 15 Juli 2026.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas satuan pendidikan dalam memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM). Selain itu, kegiatan juga memperkuat tata kelola penganggaran melalui pemanfaatan aplikasi ARKAS agar pengelolaan Dana BOSP lebih efektif dan akuntabel.
Pembukaan kegiatan dihadiri Kepala BAN PDM Provinsi Sulawesi Tenggara, Hj. Anwar Hafid, unsur Forkopimda, Bunda PAUD Kabupaten Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana Syahrun, kepala perangkat daerah, perwakilan instansi vertikal, lembaga pendidikan, serta kepala sekolah dan operator ARKAS se-Kabupaten Bombana.
Dalam sambutannya, Burhanuddin menegaskan, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan masa depan daerah. Karena itu, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal harus menjadi perhatian seluruh satuan pendidikan sebagai hak dasar setiap peserta didik.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan pendidikan tidak hanya dilihat dari meningkatnya angka partisipasi sekolah. Namun, juga dari terpenuhinya standar layanan pendidikan yang berkualitas dan merata bagi seluruh siswa.
Bupati juga mengingatkan pentingnya pengelolaan Dana BOSP secara profesional, transparan, dan akuntabel. Penggunaan anggaran, kata dia, harus berorientasi pada hasil sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pembelajaran.
“Saya optimis apabila seluruh kepala sekolah mampu memenuhi Standar Pelayanan Minimal, mengelola Dana BOS secara efektif melalui aplikasi ARKAS, serta menjadikan rapor pendidikan sebagai dasar pengambilan kebijakan, maka kualitas pendidikan di Kabupaten Bombana akan terus meningkat dari tahun ke tahun,” ujar Burhanuddin.
Burhanuddin berharap kegiatan coaching clinic ini menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan tata kelola pendidikan yang semakin berkualitas. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas satuan pendidikan dalam menyusun perencanaan dan penganggaran program berbasis aplikasi ARKAS.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....