Bupati Bombana Dorong Penguatan Karakter Melalui Pendidikan Islam

  • 18 Jun 2026 05:32 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Bombana - Bupati Bombana, H. Burhanuddin, menghadiri kegiatan Liqo’ Akbar 6 TK-SD-SMP-SMA Islam Terpadu Al Wahdah Bombana yang berlangsung khidmat. Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan pendidikan Islam dan pembinaan karakter generasi muda di Auditorium Tanduale, Kabupaten Bombana, Selasa 17 Juni 2026.

Kehadiran Bupati disambut antusias para santri, orang tua, dewan guru, dan tamu undangan. Turut hadir Ketua Komite Sekolah Al Wahdah Bombana, Plt Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana, Sekretaris KPU Bombana, perwakilan Kantor Kementerian Agama Bombana, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Burhanuddin menegaskan, pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk karakter manusia yang utuh sesuai fitrahnya. Menurutnya, pendidikan Islam tidak hanya membekali ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk akhlak dan tanggung jawab sebagai hamba Allah dan khalifah di muka bumi.

“Pendidikan Islam adalah upaya yang dilakukan secara sadar untuk mengembangkan seluruh potensi manusia sesuai dengan fitrahnya agar berkembang secara optimal menuju kedewasaan,” ujarnya.

Bupati mengaku bersyukur melihat perkembangan pendidikan Islam di Bombana yang terus menunjukkan kemajuan. Lembaga pendidikan Islam kini berkembang mulai dari tingkat PAUD hingga pendidikan menengah dan tersebar di wilayah daratan maupun kepulauan.

Menurutnya, tumbuhnya lembaga pendidikan Islam dan pesantren menjadi pertanda baik bagi masa depan daerah. Kondisi tersebut dinilai mampu mendukung terwujudnya masyarakat yang religius, berakhlak, dan sejahtera.

“Semoga Bombana menjadi baldatun thoyyibatun wa rabbun ghafur, negeri yang diberkahi karena mampu mengumpulkan kebaikan dunia dan akhirat melalui pendidikan Al-Qur’an,” katanya.

Burhanuddin menambahkan, penguatan pembinaan keagamaan merupakan salah satu program strategis Pemerintah Kabupaten Bombana. Dalam hal ini, DPD Wahdah Islamiyah Bombana dinilai telah berkontribusi melalui kegiatan dakwah, pendidikan, sosial, hingga pembinaan muslimah.

Burhanuddin juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan DPD Wahdah Islamiyah Bombana dalam mengembangkan pendidikan Islam. Saat ini, lembaga pendidikan yang dibina telah menjangkau wilayah Poleang hingga Kabaena.

Bupati turut mengapresiasi keberadaan Pondok Pesantren Al Wahdah Bombana yang dinilai menjadi solusi dalam pembinaan karakter generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Menurutnya, generasi muda saat ini menghadapi tantangan besar akibat derasnya arus informasi. Karena itu, pendidikan agama menjadi fondasi penting agar generasi muda tetap berpegang pada nilai-nilai moral dan keagamaan.

Di hadapan peserta dan wisudawan, Burhanuddin mengingatkan bahwa Liqo’ Akbar bukan akhir dari proses belajar. Momentum tersebut harus menjadi awal untuk mengamalkan dan menyebarkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Burhanuddin berpesan kepada para santri agar terus menuntut ilmu, tidak mudah menyerah, dan tetap menjaga nilai-nilai Islam di mana pun berada.

“Jangan pernah berhenti belajar, jangan pernah lelah berjuang, dan jangan pernah goyah dalam menjaga nilai-nilai Islam. Jadilah generasi yang membawa cahaya dan menebar manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama,” pesannya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada DPD Wahdah Islamiyah Bombana dan seluruh dewan guru Al Wahdah Bombana atas dedikasi mereka dalam membina para santri.

Burhanuddin menilai para ustaz dan ustazah telah menunjukkan komitmen dan pengabdian yang luar biasa dalam mendidik generasi muda. Dedikasi tersebut menjadi modal penting dalam mencetak generasi Qurani yang berkarakter dan berakhlak mulia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....