Jangan Putus Asa, Pintu Ampunan Allah Selalu Terbuka

  • 15 Jul 2026 20:21 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Manusia tidak luput dari kesalahan dan dosa. Tak jarang, rasa bersalah membuat seseorang merasa terlalu jauh dari Tuhan hingga enggan untuk kembali. Dalam program Inspirasi Qalbu Pro 2 Medan, pendengar diajak untuk memahami sebesar apa pun kesalahan yang pernah dilakukan, Allah SWT senantiasa membuka pintu ampunan bagi hamba-Nya yang ingin bertaubat.

Ustaz Fadhillah Nabil mengingatkan kasih sayang Allah tidak pernah terbatas. Selama hayat masih dikandung badan, kesempatan untuk memohon ampun selalu terbuka.

“Kita merasa Allah sudah jauh dari diri kita dan pintu maaf itu sudah tertutup, padahal kenyataannya tidak demikian. Allah selalu ada saat kita kembali,” ujar Fadhillah, Selasa, 14 Juli 2026.

Ia juga mengutip sebuah hadis qudsi yang menjelaskan Allah akan mengampuni dosa seorang hamba, meskipun dosa tersebut memenuhi bumi, selama hamba tersebut tidak menyekutukan-Nya. Menurutnya, yang kerap menjauhkan manusia dari Allah bukanlah dosa itu sendiri, melainkan perasaan putus asa yang membuat seseorang enggan untuk memperbaiki diri.

“Sering kali kita berpikir, ‘Aku sudah terlalu jauh, Allah pasti tidak akan menerima aku lagi.’ Padahal, justru bisikan seperti itulah yang harus dilawan. Allah tidak pernah menutup pintu-Nya, kitalah yang sering menutup diri untuk kembali,” katanya.

Dalam kesempatan itu, pendengar juga diajak untuk tidak menunggu menjadi sempurna sebelum bertaubat. Langkah kecil, seperti memperbaiki salat, meninggalkan kebiasaan buruk, hingga membiasakan diri berdoa dan beramal, dinilai menjadi awal yang penting untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Tidak perlu menunggu sempurna untuk bertaubat, karena tidak ada manusia yang sempurna,” ucap Fadhillah.

Ustaz Fadhillah juga mengingatkan Allah tidak menilai seberapa sering manusia terjatuh dalam kesalahan, melainkan seberapa besar usaha untuk bangkit dan kembali ke jalan-Nya.

“Sejauh apa pun kita pergi, Allah tidak pernah meninggalkan kita. Ketika kita kembali, kita akan mendapati bahwa Dia tetap menerima dan mengampuni hamba-Nya,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....