PWI Kaimana Bekali Siswa Baru SMAN 1 dengan Literasi Digital
- 14 Jul 2026 16:26 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kaimana memberikan pembekalan tentang dasar-dasar jurnalistik dan literasi digital kepada peserta didik baru SMA Negeri 1 Kaimana dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), yang berlangsung di Aula Serbaguna SMA Negeri 1 Kaimana, Selasa 14 Juli 2026.
Kegiatan tersebut menghadirkan dua pemateri dari PWI Kabupaten Kaimana. Ketua PWI Kabupaten Kaimana, Frederik Lamawuran, menyampaikan materi tentang dasar-dasar jurnalistik, sedangkan Sekretaris PWI Kabupaten Kaimana, Paskalis Ohoiledjaan, membawakan materi mengenai literasi digital yang menitikberatkan pada penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.
Ketua PWI Kabupaten Kaimana, Frederik Lamawuran, mengatakan bahwa pembekalan tersebut bertujuan memberikan pemahaman awal kepada siswa baru mengenai dunia jurnalistik sekaligus mendorong lahirnya budaya menulis sejak dini.
"Untuk materi dasar-dasar jurnalistik, kami memperkenalkan kepada adik-adik kelas X mengenai apa itu jurnalistik, bagaimana kerja-kerja pers, hingga pengenalan terhadap karya jurnalistik. Kami juga mengajarkan metode dasar penulisan melalui konsep 5W+1H agar mereka mulai terbiasa menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan," ujarnya.
Menurut Frederik, kebiasaan menulis akan memberikan banyak manfaat bagi peserta didik, mulai dari meningkatkan kemampuan berpikir kritis, memperkuat daya analisis, hingga mendukung proses belajar yang lebih efektif di sekolah.

Ia juga berharap materi yang diberikan dapat menghidupkan kembali fungsi majalah dinding (mading) sekolah sebagai wadah kreativitas siswa.
"Tidak perlu langsung menghasilkan tulisan yang sempurna. Yang terpenting adalah keberanian untuk mulai menulis. Melalui mading sekolah, siswa dapat menampilkan opini, berita, cerpen, puisi, komik, poster, maupun karya kreatif lainnya. Aktivitas positif seperti ini akan membantu mereka mengembangkan potensi sekaligus menghindari kegiatan yang kurang produktif," jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris PWI Kabupaten Kaimana, Paskalis Ohoiledjaan, menegaskan bahwa literasi digital menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
Menurutnya, Generasi Z akan semakin banyak berinteraksi dengan ruang digital sehingga perlu dibekali kemampuan untuk menggunakan media sosial secara cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.
"Dalam materi literasi digital, kami menekankan pentingnya etika bermedia sosial. Saat ini sudah banyak regulasi yang mengatur penggunaan media sosial, sehingga siswa perlu memahami bagaimana menyaring informasi, menolak hoaks, serta memproduksi dan membagikan konten yang positif, informatif, dan bermanfaat," kata Paskalis.
Ia berharap para siswa mampu menjadi pengguna media digital yang tidak mudah terpengaruh informasi palsu serta mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar, berkarya, dan membangun karakter positif.
Kepala SMA Negeri 1 Kaimana, Juan Oliviera Neno, menyampaikan apresiasi kepada PWI Kabupaten Kaimana atas kontribusinya dalam memberikan materi pada kegiatan MPLS. Menurutnya, materi jurnalistik dan literasi digital sangat relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital saat ini.
"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PWI Kabupaten Kaimana yang telah bersedia berbagi pengetahuan kepada peserta didik baru. Kami berharap ke depan kerja sama ini dapat terus berlanjut, tidak hanya bagi siswa kelas X, tetapi juga kelas XI dan XII, sehingga semakin banyak siswa yang mampu menghasilkan karya sastra maupun karya jurnalistik yang kreatif dan berkualitas," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....