Metode 'KIM' Dinilai Efektif Membantu Generasi Muda Membersihkan Hati
- 13 Jul 2026 07:59 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto – Generasi muda didorong melatih kebiasaan mengevaluasi diri agar tidak kehilangan arah di tengah rutinitas dan derasnya arus informasi digital. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menerapkan metode KIM, yakni Kuras, Isi, dan Memancar, sebagai langkah membersihkan hati dan membangun karakter positif.
Dosen Akidah dan Filsafat UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (SAIZU) Purwokerto, Kurnia Sari Wiwaha, mengatakan metode tersebut merupakan penyederhanaan konsep tazkiyatun nafs atau penyucian jiwa dalam ilmu tasawuf. Tahapan pertama dilakukan dengan menguras berbagai sifat buruk melalui evaluasi diri atau muhasabah.
"Kalau ingin membersihkan hati, kita harus menguras dulu hal-hal yang buruk. Tulis semua kebiasaan buruk kita, lalu pilih tiga yang ingin dihilangkan secara konsisten sambil memperbanyak istigfar," katanya.
Setelah mengurangi sifat negatif, seseorang perlu mengisi dirinya dengan kebiasaan baik melalui zikir, memperkuat visi hidup, dan membangun karakter positif. Menurut Kurnia, proses tersebut akan memengaruhi perilaku seseorang dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga menyoroti pentingnya self-talk atau berdialog dengan diri sendiri di tengah kehidupan yang semakin cepat. Kebiasaan tersebut dinilai mampu membantu seseorang memahami tujuan hidup dan menghindari rutinitas yang berjalan secara otomatis tanpa arah yang jelas.
"Sekarang banyak orang hidup dengan autopilot. Padahal kita perlu bertanya kepada diri sendiri, sebenarnya tujuan kita bekerja, kuliah, dan menjalani hidup itu untuk apa," ujarnya.
Selain itu, Kurnia mengingatkan lingkungan pertemanan juga berpengaruh terhadap kualitas hati seseorang. Menurutnya, orang yang memiliki akhlak baik akan membawa energi positif dan ketenangan bagi lingkungan di sekitarnya.
Sebagai penutup, ia mengajak masyarakat meluangkan waktu untuk mengevaluasi diri dan menjaga kebersihan hati. "Kita mungkin tidak bisa menghentikan dunia yang terus bergerak semakin cepat, tetapi kita bisa memilih untuk tidak kehilangan arah di tengah semua itu. Semoga Allah senantiasa menjaga hati kita karena ketika hati terjaga, insyaallah langkah hidup kita pun akan lebih tenang dan penuh keberkahan," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....