Kasus Campak Meningkat, Dinkes Sintang Imbau Lengkapi Imunisasi Anak
- 13 Jul 2026 08:39 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID Sintang – Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit campak seiring meningkatnya jumlah kasus yang ditemukan di wilayah Kabupaten Sintang. Masyarakat, khususnya para orang tua, diminta segera melengkapi imunisasi anak sebagai langkah paling efektif untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, dr. Haryono Linoh, M.H.Kes, mengatakan campak merupakan penyakit menular yang sangat mudah menyebar dan masih menjadi ancaman bagi kesehatan anak apabila tidak dicegah melalui imunisasi.
"Campak adalah penyakit menular yang perlu diwaspadai karena pada umumnya terjadi pada anak-anak dan dapat menyebabkan komplikasi yang serius, seperti diare, infeksi paru, kebutaan, hingga radang otak," ujarnya kepada RRI, Jumat (10/7/2026).
Menurut dr. Haryono Linoh, meningkatnya kasus campak di Kabupaten Sintang salah satunya disebabkan oleh masih rendahnya cakupan imunisasi. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian anak belum memiliki kekebalan terhadap virus campak sehingga lebih mudah terinfeksi ketika terjadi penularan di lingkungan sekitar.
"Penyakit campak ini disebabkan karena cakupan imunisasi yang masih rendah, sehingga anak-anak kita tidak terlindungi dari penyakit campak," jelasnya.
Ia menerangkan, virus campak menyebar dengan sangat mudah melalui percikan ludah (droplet) saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Seseorang yang belum memiliki kekebalan, terutama anak-anak yang belum diimunisasi, memiliki risiko tinggi tertular apabila melakukan kontak dengan penderita.
| Baca juga: Tips Lindungi Data Pribadi dari Cyber Crime |
Gejala campak umumnya diawali dengan demam tinggi selama beberapa hari yang disertai batuk, pilek, dan mata merah. Setelah itu muncul ruam kemerahan yang dimulai dari wajah sebelum menyebar ke seluruh tubuh. Pada sebagian penderita, terutama anak dengan daya tahan tubuh rendah, campak dapat menimbulkan komplikasi serius seperti diare, pneumonia (infeksi paru), infeksi telinga, kebutaan akibat kekurangan vitamin A, hingga ensefalitis atau radang otak yang dapat mengancam jiwa.
Untuk mencegah penyebaran penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang mengajak masyarakat melakukan beberapa langkah pencegahan. Langkah pertama dan paling penting adalah memastikan anak memperoleh imunisasi lengkap sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah.
"Jangan takut untuk memberikan imunisasi kepada anak. Demam setelah imunisasi merupakan salah satu reaksi yang dapat terjadi dan hal tersebut dapat dikonsultasikan di puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan," kata dr. Haryono Linoh.
Selain melengkapi imunisasi, masyarakat juga diimbau menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, mengonsumsi makanan bergizi, menjaga daya tahan tubuh, serta menggunakan masker apabila sedang mengalami batuk atau pilek agar tidak menularkan penyakit kepada orang lain.
dr. Haryono Linoh juga mengingatkan para orang tua agar tidak menunda membawa anak ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada campak. Penanganan sejak dini sangat penting untuk mencegah terjadinya komplikasi yang lebih berat.
"Apabila orang tua mencurigai anaknya menderita campak atau menunjukkan gejala-gejala campak, segera bawa ke puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan agar dapat memperoleh penanganan sedini mungkin. Dengan penanganan yang cepat, risiko terjadinya komplikasi berat dapat diminimalkan," pungkasnya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang berharap seluruh masyarakat dapat berperan aktif dalam mencegah penyebaran campak melalui imunisasi lengkap, penerapan pola hidup bersih dan sehat, serta kepedulian untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala penyakit. Dengan kerja sama seluruh elemen masyarakat, penyebaran campak di Kabupaten Sintang diharapkan dapat ditekan sehingga kesehatan anak-anak tetap terjaga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....