Cara Merawat Tanaman Kemangi agar Tumbuh Subur
- 09 Jun 2026 10:48 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang -Merawat tanaman kemangi sebenarnya cukup sederhana, tetapi tetap perlu dilakukan secara rutin agar pertumbuhannya optimal dan daunnya tetap lebat serta segar. Berikut beberapa langkah perawatan yang perlu diperhatikan.
Penyiraman
Penyiraman menjadi faktor penting untuk menjaga kelembapan tanah agar kemangi dapat tumbuh dengan baik. Lakukan penyiraman 2 kali sehari pada musim kemarau (pagi dan sore). Pada musim hujan, pastikan media tanam tidak terlalu basah. Hindari genangan air karena dapat menyebabkan akar mudah busuk.
Pemupukan Rutin
Setelah benih tumbuh dan tanaman kemangi dipindahkan ke lahan yang lebih luas pada usia sekitar 7 hari, lakukan pemupukan dengan melarutkan 50 ml Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Pangan ke dalam 1 liter air.
Larutan tersebut kemudian disemprotkan secara merata ke seluruh bagian tanaman. Pemupukan ini dapat dilakukan secara rutin setiap 5 hari sekali untuk hasil pertumbuhan yang optimal.
| Baca juga: Cara Perbanyakan Bibit Tanaman Mangga |
Penyiangan Gulma
Gulma yang tumbuh di sekitar tanaman dapat mengganggu penyerapan nutrisi, sehingga perlu dibersihkan secara rutin. Lakukan penyiangan mulai 1 minggu setelah penanaman. Bersihkan gulma di sekitar tanaman secara hati-hati. Tujuannya agar nutrisi tanah hanya terserap oleh tanaman kemangi.
Penanganan Hama dan Penyakit
| Baca juga: Cara Sukses Budidaya Tanaman Gambas |
Meskipun kemangi tergolong tanaman yang cukup tahan, perlindungan tetap diperlukan untuk menjaga kualitas daun. Tanaman kemangi umumnya jarang terserang hama Jika diperlukan, lakukan penyemprotan insektisida secara bijak. Gunakan seperlunya untuk menghindari residu pada daun. Penyemprotan juga bertujuan mencegah serangan ulat yang dapat merusak daun
Panen Kemangi
Panen kemangi bisa dilakukan dengan cara yang sederhana, tetapi perlu teknik yang tepat agar tanaman tetap subur dan bisa dipanen berulang kali. Waktu panen biasanya sudah bisa dilakukan saat tanaman berumur sekitar 30–40 hari setelah tanam, atau ketika tinggi tanaman mencapai kurang lebih 15–20 cm dan sudah memiliki banyak daun.
Sebaiknya panen dilakukan pada pagi hari agar daun masih segar dan kandungan aromanya maksimal. Cara memanennya adalah dengan memetik atau memotong bagian pucuk batang (ujung tanaman) sekitar 5–10 cm dari ujung. Hindari mencabut tanaman sampai ke akar, karena kemangi bisa terus tumbuh dan menghasilkan tunas baru.
Dengan teknik pemangkasan pucuk ini, tanaman justru akan semakin rimbun dan produksi daun akan meningkat. Setelah dipanen, daun kemangi sebaiknya segera disimpan di tempat sejuk atau digunakan agar kesegarannya tetap terjaga. (Sumber:gdm.id)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....