Diet Berlebihan Dapat Membahayakan Kesehatan
- 09 Jul 2026 17:33 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Keinginan untuk memiliki berat badan ideal membuat banyak orang menjalani program diet. Namun, para ahli kesehatan mengingatkan bahwa diet yang dilakukan secara berlebihan atau ekstrem justru dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Karena itu, masyarakat diimbau untuk menerapkan pola penurunan berat badan yang aman, bertahap, dan sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Dilansir dari beberapa sumber, salah satunya Halodoc. Diet berlebihan umumnya ditandai dengan pembatasan asupan makanan secara drastis, menghindari hampir seluruh kelompok makanan tertentu tanpa alasan medis, atau mengonsumsi kalori jauh di bawah kebutuhan harian dalam waktu yang lama. Cara-cara tersebut memang dapat menurunkan berat badan dengan cepat, tetapi berisiko mengganggu fungsi tubuh.
Salah satu dampak yang sering terjadi adalah kekurangan nutrisi. Tubuh membutuhkan karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral untuk menjalankan berbagai fungsi penting. Ketika asupan nutrisi tidak terpenuhi, seseorang dapat mengalami tubuh lemas, mudah lelah, sulit berkonsentrasi, hingga menurunnya daya tahan tubuh.
Diet ekstrem juga dapat menyebabkan hilangnya massa otot. Saat tubuh tidak mendapatkan energi yang cukup, cadangan energi akan digunakan, termasuk protein dari otot. Akibatnya, kekuatan otot menurun dan laju metabolisme tubuh dapat melambat, sehingga proses pembakaran kalori menjadi kurang optimal.
Selain berdampak pada kondisi fisik, diet berlebihan juga dapat memengaruhi kesehatan mental. Pembatasan makan yang terlalu ketat dapat memicu stres, kecemasan, rasa bersalah setelah makan, hingga meningkatkan risiko gangguan pola makan pada sebagian orang. Oleh karena itu, keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental perlu menjadi perhatian selama menjalani program penurunan berat badan.
Bagi perempuan, diet yang terlalu ketat dalam jangka panjang juga dapat mengganggu keseimbangan hormon dan menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak teratur. Sementara itu, pada kondisi yang lebih berat, kekurangan gizi berkepanjangan dapat memengaruhi kesehatan tulang, jantung, dan organ tubuh lainnya.
Para ahli menyarankan agar penurunan berat badan dilakukan secara bertahap melalui pola makan bergizi seimbang, mengurangi konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak jenuh, serta rutin melakukan aktivitas fisik. Tidur yang cukup dan pengelolaan stres juga menjadi bagian penting dalam menjaga berat badan yang sehat.
Sebelum menjalani program diet, terutama bagi mereka yang memiliki penyakit tertentu atau ingin menurunkan berat badan dalam jumlah besar, konsultasi dengan dokter atau ahli gizi sangat dianjurkan. Pendampingan tenaga kesehatan dapat membantu menyusun pola makan yang sesuai dengan kondisi tubuh sehingga target berat badan dapat dicapai tanpa mengorbankan kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....