Pemerintah Daerah Bombana Dukung Program Sensus Ekonomi 2026
- 06 Jul 2026 13:16 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Bombana - Pemerintah Kabupaten Bombana menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Dukungan itu ditunjukkan dengan keikutsertaan jajaran pimpinan daerah sebagai responden awal dalam pendataan yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bombana.
Bupati Bombana, H. Burhanuddin, menjadi pejabat pertama yang didata petugas sensus pada, Kamis 18 Juni 2026 di Rumah Jabatan Bupati. Pada hari yang sama, pendataan juga dilakukan terhadap Sekretaris Daerah Bombana, Syahrun, di kantornya.
Selanjutnya, Ketua DPRD Bombana Iskandar, mengikuti pendataan pada 23 Juni 2026 di rumah jabatannya. Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, kemudian didata pada 25 Juni 2026.
Keikutsertaan para pimpinan daerah menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia. Langkah tersebut diharapkan menjadi teladan bagi masyarakat agar turut berpartisipasi dalam sensus yang digelar setiap sepuluh tahun.
Selama proses pendataan, para pejabat menjawab berbagai pertanyaan mengenai aktivitas ekonomi dan karakteristik usaha sesuai kondisi yang sebenarnya. Seluruh tahapan berlangsung lancar dan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan BPS.
Kepala BPS Kabupaten Bombana, Anda Triyanto, mengapresiasi dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Bombana. Menurutnya, partisipasi para pimpinan daerah menjadi pesan penting bahwa Sensus Ekonomi merupakan agenda strategis negara yang membutuhkan dukungan seluruh masyarakat.
"Partisipasi Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, dan Ketua DPRD menunjukkan komitmen bersama dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Kami berharap masyarakat Kabupaten Bombana dapat menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan jawaban yang benar dan jujur sesuai kondisi sebenarnya," ujarnya.
Anda Triyanto menjelaskan, data yang dihimpun melalui SE2026 akan menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan ekonomi pada masa mendatang. Data tersebut akan memberikan gambaran mengenai kondisi dan potensi ekonomi daerah sehingga pemerintah dapat merancang program yang lebih tepat sasaran.
Andi Triyanto juga menegaskan, seluruh informasi yang diberikan responden dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik. Karena itu, masyarakat diminta tidak ragu menerima kedatangan petugas sensus.
"Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan, tetapi investasi data untuk masa depan pembangunan. Semakin akurat data yang diberikan, semakin baik pula kebijakan yang dapat dirumuskan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan metode door-to-door. BPS Kabupaten Bombana mengimbau masyarakat menyambut petugas sensus dengan baik serta memberikan informasi yang lengkap, benar, dan jujur demi terwujudnya data ekonomi yang berkualitas untuk Bombana yang lebih maju dan sejahtera.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....