Penyuluh Ajak Masyarakat Bangun Komunikasi Penuh Kasih dan Harmonis

  • 06 Jul 2026 14:03 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Penyuluh Agama Buddha Ida Mulyaningrum melalui Radio Republik Indonesia atau RRI Jakarta mengajak masyarakat membangun komunikasi penuh kasih sebagai landasan menciptakan hubungan yang harmonis dalam kehidupan sehari-hari. Ajakan tersebut disampaikan sebagai pengingat bahwa setiap ucapan yang lahir dari niat baik dapat menghadirkan kedamaian bagi diri sendiri maupun orang lain.

Menurut Ida Mulyaningrum, komunikasi dalam ajaran Buddha tidak hanya berfungsi sebagai sarana menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi bagian dari praktik kebijaksanaan dan welas asih. Oleh karena itu, setiap perkataan hendaknya membawa manfaat, menghindari kebencian, serta tidak menyakiti perasaan sesama.

"Komunikasi penuh kasih diawali dengan kemampuan mendengarkan secara tulus dan memahami sudut pandang orang lain. Sikap saling menghargai akan menumbuhkan rasa percaya sehingga hubungan antarsesama menjadi lebih erat dan harmonis," ujar Ida.

Ia menjelaskan bahwa ajaran Buddha mengenal prinsip Ucapan Benar, yaitu berbicara dengan jujur, santun, tidak memfitnah, tidak mengadu domba, serta tidak menggunakan kata-kata yang kasar. Menurutnya, pedoman tersebut penting diterapkan agar komunikasi mampu menciptakan manfaat bagi semua pihak.

"Ucapan yang disampaikan dengan niat baik akan menjadi jembatan untuk membangun kedamaian. Setiap orang perlu membiasakan diri berpikir sebelum berbicara agar setiap kata mencerminkan rasa hormat dan tanggung jawab," ucapnya.

Ida mengatakan komunikasi penuh kasih perlu diterapkan di lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja, maupun masyarakat. Dengan membiasakan berbicara secara bijaksana, setiap individu dapat membantu mengurangi potensi konflik sekaligus memperkuat hubungan sosial.

Ia berharap masyarakat semakin membangun kebiasaan menyampaikan pendapat secara santun dan penuh kepedulian. Menurutnya, komunikasi yang baik menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang damai, sehat, dan saling mendukung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....