Panen Perdana Bawang Nosar Usai Delapan Bulan Bencana Alam

  • 06 Jul 2026 07:54 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon: Petani bawang merah di Desa Nosar, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, mulai menikmati panen perdana setelah sekitar delapan bulan menghadapi dampak bencana alam yang sempat mengganggu aktivitas pertanian.

Saat ini, harga bawang merah lokal Nosar mencapai Rp30 ribu per bambu. Meski belum berada pada harga tertinggi, nilai jual tersebut disambut baik oleh para petani sebagai awal kebangkitan sektor pertanian di kawasan tersebut.

Desa Nosar dikenal sebagai salah satu sentra penghasil bawang merah terbaik di kawasan Gayo. Varietas bawang merah Gayo sendiri berawal dari budidaya di Desa Nosar dan kini menjadi salah satu komoditas hortikultura unggulan Aceh Tengah.

Salah seorang petani, Asmin Jaya, warga Kampung Mude Nosar, mengaku bersyukur dapat kembali memanen bawang merah setelah masa sulit yang dialami para petani akibat bencana alam.

"Alhamdulillah, ini menjadi panen perdana kami setelah delapan bulan. Kami berharap hasil panen berikutnya semakin baik dan harga bawang tetap stabil sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani," ujar Asmin Jaya.

Para petani berharap pemerintah terus memberikan perhatian, terutama dalam menjaga kestabilan harga, memperbaiki infrastruktur pertanian, serta mendukung pemasaran hasil panen agar bawang merah lokal Nosar semakin dikenal dan mampu bersaing di berbagai daerah.

Panen perdana ini menjadi harapan baru bagi masyarakat Desa Nosar untuk kembali membangkitkan perekonomian melalui sektor pertanian, sekaligus mempertahankan reputasi bawang merah lokal Gayo sebagai salah satu komoditas unggulan Kabupaten Aceh Tengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....